PONTIANAK - Partai Golongan Karya (Golkar) resmi mengusung pasangan Rosalina-Marijan untuk berkonstelasi pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Kubu Raya 2024 mendatang.
Dukungan tersebut disampaikan secara langsung kepada keduanya, dengan memberikan formulir dukungan berupa SK model B1-KWK Golkar, pada hari Selasa(27/8) sore di Cafe Green, Jalan Adisucipto, Desa Arang Limbung bersebelahan dengan kantor DPD Golkar Kubu Raya. Plt Ketua DPD Golkar Kubu Raya, Andry bersama pengurus, kader dan pendukung hadir dalam memberikan surat rekomendasi tersebut.
Kepada wartawan Andry menyebutkan bahwa hari ini (kemarin) Partai Golkar bersama PKB menjawab pertanyaan masyarakat politik dengan memutuskan pasangan Rosalina-Marijan sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya 2024.
"Keduanya adalah putra-putri terbaik Kubu Raya. Sosok Rosalina sudah 10 tahun mendampingi suaminya, Muda Mahendrawan di pemerintahan. Punya pengalaman khususnya melakukan pembinaan ke ibu-ibu PKK, Posyandu, BKMT dalam bentuk kegiatan sosial kemasyarakatan," ucapnya.
"Tak hanya dalam kontek membangun infrastruktur, tetapi juga struktur sumber daya manusia di Kubu Raya," timpalnya.
Andry menyebutkan sosok Calon Wakil Bupati, Marijan sepanjang sepengetahuannya merupakan satu-satunya Kadis (Kepala Dinas) Kesehatan yang datang paling pagi dan pulang larut malam. Seringkali tak memakai mobil dinas, tetapi sepeda motor dinas, dalam konteks membangun Kesehatan di pedalaman Kubu Raya. Bahkan tak jarang tengah malam hadir di Rumah Sakit pemerintah supaya masyarakat Kubu Raya terlayani kesehatannya dengan baik saat dirujuk. "Padahal kapasitas kadis (kepala dinas) bisa saja menelpon stafnya. Tetapi sosok calon wakil bupati Kubu Raya, Marijan melakukannya sendirian," ceritanya.
Dasar rekam jejak, informasi dan aspirasi tersebut, maka Partai Golkar resmi mengusung Rosalina-Marijan sebagai bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah. Diapun meminta kader, pengurus, anggota dewan terpilih dan lainnya melakukan kerja keras dan kerja cerdas dalam melakukan pemenangan. Partai Golkar bersama PKB, dan barisan pendukung bakal calon kepala daerah optimis ikhtiar politik pada 27 November 2024 mendatang, bakalan terwujud.
Andry juga berpendapat bahwa Rosalina-Marijan adalah putra-putri terbaik Kubu Raya yang diusung karena dorongan dan keinginan warga Kubu Raya. Keduanya layak melanjutkan estafet kepemimpinan sebelumnya, dalam mewujudkan program pro rakyat.
"Sebagai calon pemimpin, keduanya murni lahir dari keinginan warga KKR. Dan mengingat tingginya animo masyarakat, Golkar dan PKB hanya memfasilitasi keduanya maju bertarung di Pilbup Kubu Raya," kata dia.
"Nah, apabila keduanya ingin menjadi kader Partai Golkar atau PKB, justru akan menjadi barokah bagi kedua partai," sambungnya.
Pesan terakhir Andry adalah sebelum muncul keputusan resmi, Golkar mempersilahkan ke kiri dan kanan untuk bermain politik. Akan tetapi jika sudah ditetapkan lewat keputusan resmi dan tertuang dalam bentuk Surat Dukungan Parpol B1.KWK, maka sudah jelas arah partai Golkar kemana.
"Apabila ada kader, pengurus, anggota fraksi, caleg terpilih dan tak terpilih tidak mengamankan pasangan ini, maka akan ada konsekuensi tegas menanti," pungkas dia mengingatkan.(den)
Editor : A'an