PONTIANAK - Bakal Calon Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Sutarmidji menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Sekolah Menengah Atas (SMA) Santo Paulus Pontianak, Sabtu (14/9) sore. Sebagai salah satu alumnus sekolah yang terletak di Jalan A.R Hakim itu, Sutarmidji menyampaikan rasa bangganya, karena Santo Paulus telah banyak melahirkan generasi terbaik sejak sekolah tersebut berdiri.
“Saya bangga (menjadi) bagian dari keluarga besar Santo Paulus. Dari sini saya memulai karier saya hingga (menjadi) dosen, (anggota) DPRD, wakil wali kota (Pontianak), wali kota (Pontianak), gubernur (Kalbar), dan akan mencalonkan diri lagi (sebagai gubernur),” ungkapnya saat memberikan sambutan di hadapan ribuan undangan yang hadir.
Midji-sapaan karibnya berpesan, sesuai dengan motto sekolah tersebut, Sekali Santo Paulus Tetap Santo Paulus, maka para pelajar maupun alumni harus sama-sama menjaga nama baik sekolah. Apalagi, menurutnya SMA Santo Paulus Pontianak sudah cukup banyak melahirkan generasi terbaik, dan mampu berkiprah membangun negara sesuai dengan bidang masing-masing.
“Dulu waktu zaman saya, Santo Paulus masih dua lantai, kelas (kami) paling nakal, tapi hampir semuanya berhasil. Ada yang jadi dokter, lawyer terkenal, dan sebagainya,” ujar dia.
Gubernur Kalbar periode 2018-2023 itu mengatakan, usia 61 tahun bukanlah usia yang muda. Bahkan, usia sekolah tersebut hampir sama dengan usia dirinya. Namun, sampai saat ini, hubungan dirinya dengan keluarga besar SMA Santo Paulus terus terjalin dengan baik. Ia bahkan masih kerap berinteraksi dengan mantan gurunya di sana.
“Saya mengajak semuanya untuk menjaga nama besar SMA Santo Paulus dengan prestasi membanggakan. Kalau misalnya ingin tukar pikiran sama saya, silakan kapan saja. Saya siap berbagi pengalaman dan ilmu. Sekali lagi saya ucapkan selamat ulang tahun dan jaga nama baik kita dengan prestasi,” tutup Midji yang merupakan alumnus SMA Santo Paulus angkatan 1981 itu.
Dalam kesempatan yang sama, Guru Bahasa Inggris SMA Santo Paulus, Lenny mengatakan, Sutarmidji merupakan salah satu alumnus kebanggaan SMA Santo Paulus. Ia menilai mantan Wali Kota Pontianak dua periode itu merupakan sosok yang mengayomi, berjiwa besar dan benar-benar menjadi panutan untuk semua.
“Dan beliau sangat peduli dengan pendidikan. Beliau sangat aktif memberikan dukungan-dukungan, baik moril maupun materiil untuk perkembangan sekolah-sekolah yang ada di Kalbar, dan juga termasuk almamater beliau,” ujarnya.
Selama ini, di tengah kesibukan sebagai kepala daerah, menurutnya Sutarmidji tetap memberikan perhatian kepada SMA Santo Paulus. Terutama ketika sekolah itu menggelar kegiatan atau mengundangnya, Sutarmidji pasti selalu menyempatkan diri untuk datang.
“Atau misalnya memberikan apresiasi terhadap kegiatan di sekolah ini. Itu kebanggan kami. Kami selalu membangga-banggakan alumni-alumni kami, terutama beliau (Sutarmidji) yang sukses menjadi pemimpin daerah, (kebanggaan) luar biasa sekali untuk sekolah kami,” tutupnya.
Sebagai puncak perayaan HUT ke-61, SMA Santo Paulus menggelar pentas seni yang spektakuler, Sabtu (14/9). Perayaan HUT ke-61 SMA Santo Paulus bukan sekadar perayaan ulang tahun, tetapi juga menjadi momen untuk merayakan perjalanan panjang penuh prestasi.
Perayaan ini juga untuk menginspirasi seluruh keluarga besar sekolah agar terus berkiprah dalam membangun masa depan yang lebih baik. Dengan tema HUT, Pemimpin Keajaiban, SMA Santo Paulus berharap dapat terus melahirkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki hati yang penuh kasih dan jiwa kepemimpinan yang kuat.(bar)
Editor : A'an