PONTIANAK - Kafilah Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengantongi empat penghargaan dalam Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-30 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Prestasi ini menempatkan Kalbar berada pada peringkat ke-15.
Siti Farhatun Nufus, peserta tilawah kategori Tuna Netra ini tampil memukau di final dan berhasil meraih juara pertama. Prestasi ini seakan membalas hasil Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke-29 tahun 2022 di Kalimantan Selatan. Saat itu Nufus berhasil meraih juara III.
Selain Nufus, Wildan Aziz peserta dari cabang tilawah tartil putra menempati posisi harapan II. Posisi yang sama juga diraih Juliana Wulandari dari cabang tilawah tartil putri. Selain itu, ada Fitri Patonah dari cabang Tilawah anak-anak yang meraih harapan III dalam kompetisi ini.
Andi Musa, Ketua Umum LPTQ Kalbar bersyukur provinsi Kalimantan Barat pada MTQ Nasional XXX di Kalimantan Timur Tahun 2024 memperoleh peringkat 15 nasional. Tentu, lanjut dia ini harus menjadi motivasi agar prestasi Kalbar terus meningkat pada perhelatan MTQ selanjutnya.
"Alhamdulillah Siti Farhatun Nufus mendapat juara satu pada cabang tuna netra. Mudah-mudahan Farhatun Nufus tetap istiqomah dan terus menjaga, karena meraih itu lebih mudah dari pada mempertahankannya," paparnya.
Andi berharap, untuk peserta yang telah berpartisipasi dapat melanjutkan prestasinya baik di permusabaqahan maupun dalam kehidupan sehari-hari. "Harus punya warna dan dapat menjadi contoh generasi terbaik," tambahnya.
Andi optimis, dengan hasil tersebut, Kalbar akan terus menunjukkan potensi yang besar di bidang tilawah dan berbagai cabang lomba MTQ. Keberhasilan ini tentunya menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kalbar dan diharapkan dapat memotivasi peserta lainnya untuk terus berprestasi di masa mendatang.
Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalbar ini mengucapkan terima kasih kepada Kerukunan Keluarga Kalimantan Barat (KKKB) Kalimantan Timur, Kerukunan Warga Khatulistiwa (KWK) Kalimantan Timur, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Timur dan Violand Grand Hotel Samarinda dan semua pihak yang telah membantu selama Kafilah Kalimantan Barat di Samarinda.(mrd)
Editor : Miftahul Khair