Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Peringatan HUT ke-62 PWRI Kalbar, Harisson Dorong PWRI Berkontribusi Majukan Kalbar

A'an • Senin, 23 September 2024 | 13:15 WIB
SAMBUTAN: Pj Gubernur Kalbar dr Harisson menghadiri HUT ke-62 PWRI Kalbar di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Sabtu (21/9).
SAMBUTAN: Pj Gubernur Kalbar dr Harisson menghadiri HUT ke-62 PWRI Kalbar di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Sabtu (21/9).

 

SUNGAI RAYA – Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, dr Harisson menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Persatuan Wredatama Republik Indonesia (HUTHUT) tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Aula Kantor Bupati Kubu Raya pada Sabtu (21/9).

Pada kesempatan tersebut Penjabat Gubernur Kalimantan Barat berharap agar PWRI terus dapat menjalankan program-program kerjanya, dapat berkontribusi dan kolaborasi dalam pembangunan daerah dan para anggota PWRI selalu sehat, aktif dan produktif di dalam menjalani masa purna tugas.

“Mari semua, seluruh anggota PWRI Kalimantan Barat untuk terus melakukan pengabdian kepada Pemerintah dan kepada masyarakat di Kalimantan Barat," ucap Harisson di Kubu Raya.

Harisson mengatakan, tugas Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ini adalah menyiapkan generasi pada 2045 mendatang. Di mana pada 2045, Indonesia menjadi bagian dari empat negara dengan perekonomian terbesar di dunia.

"Di Tahun 2045 yang disebut Indonesia Emas itu negara kita diprediksi menjadi ranking keempat dengan perekonomian terbesar. Jadi kita keluar dari negara berkembang, negara berpendapatan menengah menjadi berpendapatan terbesar, keempat negara dengan perekonomian terbesar sekarang ini adalah negara China, kedua India, ketiga Amerika Serikat dan Keempat Guinea," terangnya.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa sekarang ini Pengeluaran per Kapita rata-rata hanya Rp9.800.000 per tahun per jiwa. Namun, pada 2045 pengeluaran perkapita berpenduduk pertahun yang dikeluarkan dari penghasilan berkisar rata-rata Rp360 juta. Hal itu telah diprediksi oleh lembaga-lembaga keuangan dunia.

“Untuk sampai kesana kita harus menyiapkan generasi kita yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, yang benar-benar sehat dan benar-benar cerdas, mulai dari anak dikandungan sampai dibangku sekolah sudah dipersiapkan, dan hal itu merupakan tugas kita bersama”, tegasnya.

Dirinya menambahkan, yang menjadi permasalahan pendidikan di Kalimantan Barat ialah mutu pendidikan yang masih cukup rendah. “Harusnya sudah meningkat, dan untuk itu kita harus dampingi anak-anak kita, cucu kita, atau cicit-cicit kita mengenai kesehatan mereka, pendidikan mereka untuk mempersiapkan generasi berikutnya agar pada tahun 2045 nanti dapat menjadi generasi yang sehat, cerdas, unggul, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta berakhlak mulia," harap Pj Gubernur.

Kemudian, dalam menatap pesta demokrasi Pilkada serentak tahun 2024, Harisson berharap agar berlangsung dengan sukses, damai, tentram, aman, lancar. “Karena Pilkada ini merupakan pesta demokrasi, pasti penuh dengan kegembiraan pada saat kita mencoblos di tanggal 27 November mendatang. Jadi apapun pilihannya di dalam Pilkada nanti jangan sampai menimbulkan permusuhan diantara kita," ajaknya.

Pria yang pernah menjabat sebagai kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar ini, berharap anggota Persatuan Wredatama Republik Indonesia Kalimantan Barat untuk terus berkarya, dan turut serta memajukan Kalimantan Barat.

Di tempat yang sama, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten 1) Kabupaten Kubu Raya pada sambutannya menyampaikan apresiasi karena Kabupaten Kubu Raya ditunjuk sebagai tuan rumah.

Kemudian sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah telah menyiapkan sebanyak 63 doorprize. Dirinya mengungkapkan, pada usia 62 tahun PWRI telah mewujudkan kiprahnya sebagai organisasi yang berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

“Semoga dapat menjadi organisasi yang matang dan solid, dapat terus berinovasi dan membangun untuk menjaga relevansi di tengah perubahan zaman serta semakin diperkuat dengan peran fungsi bagi anggota, pemerintah dan masyarakat luas, dan menjadi garda terdepan dalam menjaga kesejahteraan para pensiunan dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan nasional," harapnya.

Mewakili Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia Kalimantan Barat Munir menjelaskan bahwa Peringatan Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Kalimantan Barat, ke - 62 tahun ini memiliki makna yang mendalam bagi mengungkapkan penghormatan, perjuangan, jasa, dari para pendahulu atau perintis untuk mempersatukan pensiunan Pegawai Negeri Sipil oleh presiden dalam suatu organisasi yang bernama PWRI (Persatuan Wredatama Republik Indonesia).

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur Kalimantan Barat, yang telah memberikan banyak perhatian kepada Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Kalimantan Barat," ujarnya. (mse/r)

 

Editor : A'an
#PWRI #harisson #kalbar #HUT