PONTIANAK - Anggota DPRD Kalimantan Barat (Kalbar), daerah pemilihan (dapil) Sambas, Prabasa Anantatur menilai, lima tahun kepemimpinan Sutarmidji sebagai gubernur telah menunjukan sejumlah keberhasilan pembangunan di segala sektor. Baik di Kalbar secara umum, maupun di Kabupaten Sambas secara khusus. Salah satunya pembangunan infrastruktur jalan, hingga telah menunaikan janji pembangunan jembatan Sungai Sambas Besar yang menghubungkan Kecamatan Tekarang dengan Tebas.
Prabasa yang telah menjabat anggota DPRD Kalbar selama tiga periode itu menyaksikan langsung bagaimana capaian pembangunan di era Sutarmidji. Ia memastikan, jalan yang bersatus jalan provinsi di kabupaten tersebut sudah semakin baik. "Kalau di Sambas, infrastruktur jalan yang rusak tidak banyak lagi. Hanya yang menghubungkan Desa Temajok, yang menghubungkan Paloh. Yang lain sudah cukup baik. Luasnya pun hanya delapan kilometer saja. Yang lain, dinilai sudah cukup baik, tidak panjang lagi," kata Prabasa, Senin (30/9).
Prabasa menyebut, Sutarmidji pada periode pertama telah memberikan bukti sejumlah capai pembangun. Termasuk pembangun jalan, dan jembatan Sungai Sambas Besar yang menjadi dambaan masyarakat Kabupaten Sambas. Mimpi selama puluhan tahun tersebut, akhirnya mampu diwujudkan di masa kepemimpinan Sutarmidji. "Itu usulan beliau Pak Sutarmidji kepada Pak Presiden Jokowi pada saat (kampanye) periode kedua," ungkap mantan Wakil Bupati Sambas itu.
Prabasa bercerita, saat kampanye Pilpres 2019, Jokowi melaksanakan kampanye terbuka di Qubu Resort. Ada beberapa poin yang diminati Sutarmidji saat itu. Salah satunya jembatan Sungai Sambas Besar. Itu buah dari Sutarmidji menyerap aspirasi masyarakat Sambas. Lalu, kepiawaian komunikasi dengan Presiden membawa kado bahagia untuk masyarakat Sambas. "Alhamdulillah hari ini jembatan Sungai Sambas Besar telah terwujud," ungkapnya.
Tak hanya itu, Sutarmidji, kata dia, juga telah mempercepat pembangun Sambas dari desa. Bayangkan saja, pertama menjabat, tak ada desa mandiri di Sambas. Se-Kalbar hanya ada satu yakni, Desa Sutera, Kayong Utara. Sekarang sudah ada 1.079 desa mandiri. "Alhamdulillah hari ini desa mandiri di Sambas cukup tinggi, dan tidak ada lagi desa sangat tertinggal, tertinggal, dan berkembang. Hanya ada dua saja desa mandiri dan desa maju," ungkapnya.
Karena itu, ia pun optimis, Sambas akan lebih baik jika ke depan pasangan nomor urut 1, Sutarmidji-Didi Haryono (Midji-Didi) terpilih menjadi Gubernur, dan Wakil Gubernur (Wagub) Kalbar periode 2025-2030 mendatang.(bar/r)
Editor : A'an