PONTIANAK - Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Pontianak memperoleh dua medali emas, dua perak dan satu perunggu, dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) ke 2 Arung Jeram 2024, di Kapuas Hulu pada 25 sampai 28 September 2024, lalu.
Pada kejuaraan arung jeram yang di pusatkan di Sungai Batang Kalis, Desa Rantau Kalis, Kecamatan Kalis, Kabupaten Kapuas Hulu itu, tim FAJI Kota Pontianak berhasil menggondol medali emas pada kategori Sprint putra dan putri.
Tim putri FAJI Kota Pontianak berhasil mengalahkan enam lawannya, yakni FAJI Sintang, Melawi, Kapuas Hulu, Mempawah dan Bengkayang, dengan perolehan waktu 01.20.59.00. Sedangkan tim sprint putra mengalahkan tim dari delapan pengcab, yakni FAJI Sintang, Kapuas Hulu, Mempawah, Melawi, Bengkayang, Kubu Raya, dan Sekadau, dengan catatan waktu 01.14.16.00.
Sementara pada kategori Down River Race dan Head To Head, tim putri harus puas mendapatakan medali perak. Demikian pula pada kategori Down River Race putra, dengan medali perunggu.
Ketua FAJI Kota Pontianak Naufal Ba’bud memberikan apresiasi setingi-tingginya kepada para atlet yang telah berjuang maksimal dalam kejuaraan arung jeram se- Kalimantan Barat itu.
Naufal mengatakan, medali yang perolehan oleh anak asuhnya itu tidak lepas dari kerja keras dan latihan menjelang kejuaraan. Meskipun kata Naufal, masih banyak keterbatasan yang dimiliki FAJI Kota Pontianak, terutama peralatan dan tempat latihan.
Namun demikian, lanjut Naufal, dirinya tetap komitmen untuk melaksanakan pembinaan dan pelatihan yang intensif kepada para atletnya.
“Walaupun dalam keterbatasan tempat latihan yang terpusat di parit Sungai Jawi dan minimnya peralatan, kami tetap berkomitmen. Ttap melaksanakan pembinaan dan pelatihan yang itensif, dibawah asuhan Heri Supianto, sebagai head coach. Terbukti pada ejuprov ke 2 Kapuas Hulu 2024, Tim FAJI Pontianak menunjukan grafik yang sangat signifikan dalam perolehan mendali dari ajang Porprov 2022 dan Kejuprov I 2023 di Sekadau,” ungkap Naufal Ba'bud, Selasa (01/10/2024).
Untuk diketahui, Kejurprov Arung Jeram ini merupakan kolaborasi antara Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kalimantan Barat bersama FAJI Kapuas Hulu, sebagai tuan rumah.
Venue pada kejuaraan arung Jeram tersebut di pusatkan di Sungai Batang Kalis, Desa Rantau Kalis, yang merupakan desa wisata, dimana pariwisata minat khusus arung jeram yang diberi nama Arung Jeram Orotan Tundun Len adalah unggulannya.
Karakteristik sungai berarus sedang dan deras sepanjang empat sampai lima kilometer itu dikelola bersama oleh penduduk setempat sebagai destinasi wisata arung jeram andalan di Kabupaten Kapuas Hulu.
Ketua Umum FAJI Kalimantan Barat Yan Andria mengatakan, kejurprov di lokasi ini merupakan kejuaraan arung jeram tingkat Kalimantan Barat keempat kalinya sejak FAJI berdiri di Kalbar tahun 2018, setelah tahun lalu digelar kejuaraan serupa di Nanga Biaban, Kabupaten Sekadau.
Setahun sebelumnya, yakni di tahun 2022, cabang olahraga petualangan ini untuk pertamakalinya mengadu kecepatan, taktik dan nyali para pengarung jeram pada multievent Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat, di Riam Parangek, Kabupaten Bengkayang.
“Apresiasi setinggi-tinggi bagi para pengurus kabupaten maupun kota (pengkab/kot) FAJI yang tak lelah menghimpun sekaligus melahirkan penggiat arung jeram di Kalbar, yang kemudian bersama masyakarat dan pemerintah setempat, menciptakan destinasi arung jeram,” ujarnya. (arf)
Editor : A'an