PONTIANAK - Kinerja Sutarmidji sebagai Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) periode 2018-2023 diakui sangat dirasakan oleh masyarakat hingga saat ini. Dari berbagai versi dan lini, masyarakat pun banyak menginginkan agar program-program yang selama ini kentara dirasakan manfaatnya dapat dilanjutkan kembali.
Puteri Indonesia Lingkungan tahun 2015, Chintya Fabyola bahkan secara terang-terangan berharap, agar Sutarmidji dapat terpilih kembali sebagai Gubernur Kalbar untuk periode 2025-2030.
Sebagai salah satu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Chintya mengaku turut merasakan bagaimana keberpihakan program Sutarmidji kepada UMKM selama ini.
"Harus Lanjot Agik! Kebetulan saya pelaku UMKM, menurut saya, dari pada kita meneruskan orang kaya yang sudah kaya, lebih baik kita melahirkan orang kaya baru, dan Pak Midji ini sangat mendukung pelaku UMKM,” jelasnya saat menghadiri deklarasi Young Generation baru-baru ini.
Chintya pun mengajak seluruh masyarakat yang sudah tau atau bahkan merasakan langsung manfaat dari program-program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar di bawah kepemimpinan Sutarmidji dapat memenangkan kembali pasangan nomor urut 1 itu. "Saya berharap, karena kita sudah melambangkan Lanjot Agik, kita sudah tahu kebijakan Pak Midji, pelaku UMKM sudah tahu syarat dan ketentuan Pak Midji, kita itu tidak mau ribet lagi sebagai manusia, kita sudah tahu aturan seperti apa, aturan yang diberikan sudah sangat nyaman bagi kami pelaku UMKM,” tegasnya.
Tak hanya pada sektor UMKM, Chintya yang cukup banyak bergaul, dan membaca, juga mengapresiasi sejumlah capaian Sutarmidji dalam hal pembangunan lainnya. "Kita ingin pemimpin yang tegas, jujur, dan transparan, dan Pak Midji menerapkan transparansi itu, bisa di cek di Google, dan lainnya, Pak Midji ini sangat transparan tentang APBD yang akan digunakan untuk Kalbar,” kata dia.
Ia pun mendoakan agar Sutarmidji selalu diberikan kesehatan, dan kelancaran, bersama demi membawa provinsi ini menjadi lebih baik lagi ke depan. "Bisa memimpin kita lima tahun ke depan lagi. Di masa Pak Midji saya merasakan sejak beliau menjadi Wali Kota Pontianak, kita sempat susur sungai bersama-sama, jadi tepian Kapuas itu program Pak Midji waktu beliau jadi wali kota. Penataan tepian Kapuas itu kinerja Pak Midji waktu jadi wali kota,” katanya mengingatkan.
“Saya paling suka Pak Midji, bahasanya keren, pakai bahasa kita, mudah dipahami,” tutup Chintya.(bar/r)
Editor : A'an