JAKARTA- Tim Bola Basket 3x3 putri Tenaga Baru Pontianak berhasil menoreh prestasi memuaskan di pertandingan 3x3 Piala Menpora tingkat nasional yang digelar pada 17-19 Oktober 2024 di Jakarta. Setelah sempat terjun menjajal event nasional di kelompok usia 15 tahun Putra Putri yang diadakan di Yogyakarta dan Semarang bulan Agustus lalu pada kategori beregu 5x5, kali ini club Tenaga Baru berhasil mewakili Kalimantan pada pertandingan Piala Menpora untuk kategori kelompok usia 16 tahun putri. Sebelumnya mereka menjadi pemenang pada seleksi penyisihan di fase region Kalimantan Barat dan kemudian playoff di fase region Kalimantan.
Tak tanggung-tanggung, pada region Kalbar dan Kalimantan, tim Tenaga Baru menyabet 2 peringkat teratas sekaligus dengan formasi squad tim A dan B.
Ketua sekaligus manager tim Tenaga Baru Pontianak, Marina Enny Kosasih berharap
pertandingan ini dapat menjadi pembelajaran untuk anak-anak ke depan.
“Dalam sebuah pertandingan basket, apapun bisa terjadi. Sesuai dengan yang kami harapkan, anak anak telah berusaha tampil maksimal, mencoba memberikan yang terbaik dan sehat tanpa cidera,"kata Enny.
Tim Basket Putri beranggotakan Bebby Jane Chantal dari SMP Pelita Cemerlang, Sheryl Keisya Triswoyo dari SMPN 3, Evelyn Tiffany dari SMA Santo Paulus , dan Wilona Karyn Ayuningtyas dari SMP Santu Petrus ini berhasil lolos melewati 5 game pada fase grup serta semifinal hingga akhirnya lolos ke sesi Final pada Sabtu, 19 Oktober 2024.
Pada partai final, Sheryl dkk harus mengakui keunggulan dari semua aspek tim Warriors Jakarta, sehingga Tim Tenaga Baru akhirnya finish di peringkat 2.
"Saya sangat puas dengan kerja keras anak-anak, dengan segala kesibukan latihan sekolah mereka, mereka tetap menyempatkan waktu untuk datang latihan ke klub dengan komitmen kami harus tampil terbaik di Jakarta, peringkat kedua ini merupakan pencapaian yang luar biasa buat anak-anak dan memang tim warriors memang kelasnya diatas anak-anak kami", kata Yenny Simorangkir, pelatih tim Tenaga Baru yang turut mendampingi tim pada pertandingan ini.**
Editor : Shando Safela