PONTIANAK - Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kalimantan Barat Windy Prihastari memenuhi janjinya untuk memberikan kado sepeda kepada anak-anak penyandang talasemia dan pejuang kanker. Kado tersebut diberikan kepada penyandang talasemia dan pejuang kanker yang sedang menjalani perawatan di Ruang Rawat Inap, RSUD Soedarso, Selasa (22/10).
Sebelumnya, Windy yang juga selaku Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Kalbar, telah berkunjung ke RSUD Soedarso untuk memberikan semangat kepada anak-anak pejuang kanker dan penyandang talasemia, Jumat (18/10). Saat itu digelar berbagai acara untuk memberikan keceriaan kepada anak-anak di sana. Mulai dari berbagi kado ceria, bernyanyi bersama, hingga menghadirkan badut untuk menghibur anak-anak.
Pada kunjungan saat itu, Windy pun sempat menanyakan keinginan dari anak-anak yang berani tampil bernyanyi bersamanya. Total ada enam anak saat itu ditanyai satu per satu, mereka ada yang ingin hadiah sepeda dan ada pula yang ingin hadiah perlengkapan sekolah. Windy pun mengiyakan atas permintaan anak-anak tersebut dan berjanji kembali lagi untuk mengantar kado itu ke mereka.
Janji itu akhirnya dipenuhi Windy kemarin. Total ada empat sepeda yang diberikan Windy dan dua perlengkapan sekolah berupa sepatu dan tas. “Kami menepati janji. Ternyata mereka menunggu, dan melihat saya masuk ke sini sudah sangat sumringah,” ujarnya.
Di momen itu, Windy ingin terus mengajak semua pihak selalu membagi keceriaan dan memberikan semangat untuk anak-anak kanker, dan talasemia yang saat ini sedang melakukan perawatan.
“Mudah-mudahan (hadiah) menjadi semangat mereka, karena tadi ada yang mau dibawa ke kampung untuk main, mereka ini ada yang dari (kabupaten) Kubu Raya, bahkan Ketapang,” ujarnya.
Keenam anak yang mendapat kado spesial dari Windy, salah satunya atas nama Iman Kristi (12) asal Ngabang, Kabupaten Landak. Ia mendapatkan hadiah sepeda langsung dari Ketua TP-PKK Kalbar tersebut. Selama ini Iman harus berjuang setiap dua minggu sekali pergi dari Ngabang untuk melakukan perawatan terhadap penyakit leukemia.
Lalu ada juga Fransiskus Kelli (13) asal Sandai, Kabupaten Ketapang. Ia yang juga mendapatkan hadiah sepeda. Kelli juga harus pulang pergi setiap dua minggu sekali ke Kota Pontianak untuk melakukan perawatan terhadap penyakit kanker yang diidapnya.
Selain itu ada Yosua (12), penyandang talasemia yang juga mendapatkan hadiah sepeda. Lalu ada Safira asal Kota Pontianak juga mendapatkan hadiah sepeda. Lalu Arsyila asal Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya mendapatkan perlengkapan sekolah berupa sepatu dan tas. Serta ada Agil (9) yang mendapatkan hadiah sepatu.
Ucapan terima kasih disampaikan anak-anak tersebut kepada Windy yang telah memberikan kado istimewa. Serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus berjuang hingga bisa sembuh. “Terima kasih ibu Windy, nanti sepedanya mau saya bawa pulang untuk main di kampung,” ucap Kelli. (bar/r)
Editor : A'an