PONTIANAK - Untuk pertama kalinya dalam puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-96 Tahun 2024 di Kalimantan Barat (Kalbar), berkumandang mars dan hymne Kalbar. Momen tersebut sekaligus mencatatkan sejarah baru terciptanya mars dan hymne Kalbar yang didengarkan langsung oleh ribuan pemuda/pemudi yang hadir di Halaman Kantor Gubernur, Senin (28/10).
Mars dan hymne yang dipersembahkan untuk Kalbar di momentum HSP tahun ini diciptakan oleh maestro biola Indonesia asal Kalbar, Hendri Lamiri, yang juga personel Arwana Band. Mars dan hymne tersebut diciptakan Hendri yang juga musisi kelas dunia itu, untuk menumbuhkan semangat, dan kebersamaan dalam membangun Kalbar.
Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar Harisson mengatakan, selama ini Provinsi Kalbar memang belum memiliki mars dan hymne sendiri. Karena itu, ia merasa sangat bangga, karena menjadi sejarah bahwa Kalbar kini memiliki mars dan hymne.
“Hari ini (kemarin) kita sudah punya, dan diciptakan langsung oleh tokoh seniman Kalbar, yakni Hendri Lamiri, personel dari Arwana Band. Usai upacara juga sudah kita dengarkan secara seksama,” ungkapnya.
Harisson mengatakan, lirik yang ditulis di dalam lagu tersebut sangatlah menarik. Serta sangat istimewa karena diciptakan langsung oleh salah satu putra terbaik Kalbar di dunia seni. “Terhadap karya ini, kita akan mengikuti prosedur, dan harus ditetapkan dulu melalui Pergub (peraturan gubernur) yang nantinya dilanjutkan untuk mendapatkan persetujuan dari Kemendagri. Setelah itu baru ditetapkan, dan disosialisasikan sebagai mars dan hymne Kalbar,” pungkasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar Windy Prihastari menyampaikan bahwa, mars dan hymne Kalbar untuk pertama kalinya didengarkan pada momentum HSP.
“Kami ingin Pemprov mempunyai suatu kebanggaan bersama, yakni salah satunya mempunyai mars dan hymne. Dalam hal ini tusi kami di salah satu sub sektor ekonomi adalah pada bidang musik, dan seni pertunjukan,” ujarnya.
Dari situlah, lanjut Windy, selaku Kepala Disporapar dirinya mendorong untuk turut andil dalam proses menciptakan mars dan hymne Kalbat. Dengan melibatkan seniman handal dari Kalbar yang bahkan sudah go internasional, yaitu Hendri Lamiri.
“Tadi sudah didengarkan bersama di puncak peringatan HSP Tahun 2024, dimana (lagu) Indonesia Raya pada waktu itu juga diperdengarkan pertama kali saat Kongres pemuda 28 Oktober 1928. Mudah-mudahan ini juga menjadi semangat bagi semua masyarakat Kalbar untuk terus membangun Kalbar,” harapnya. (bar/r)
Editor : A'an