Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Curah Hujan Diprediksi Tinggi, Waspadai Potensi Banjir

Miftahul Khair • Kamis, 31 Oktober 2024 | 17:08 WIB
Ilustrasi hujan.
Ilustrasi hujan.

PONTIANAK - Curah hujan di wilayah Kalimantan Barat pada dasarian III, dari tanggal 21–31 Oktober 2024 secara umum berkisar antara 0-75 mm/dasarian berada pada kategori rendah sampai menengah.

Justru curah hujan tertinggi sebesar 108 mm/dasarian terjadi di Kabupaten Kapuas Hulu (Pengkadan) dan Ketapang (Tumbang Titi) dengan kategori Menengah. Hal tersbeut dikatakan Forecaster BMKG Stasiun Klimatologi Kalimantan BaraT, Hery Kurniawan, baru-baru ini.

Menurutnya sifat hujan secara umum berada di bawah normal. Sementara monitoring hari tanpa hujan berturut-turut  pengamatan sampai tanggal 31 Oktober 2024, umumnya berkategori masih ada hujan sampai dengan updating.

"Hari Tanpa Hujan terpanjang terjadi di Kalimantan Barat selama 16 hari dengan kategori  menengah, berada Kota Singkawang bagian Utara dan Selatan," jelasnya.

Sementara update kondisi dinamika atmosfer terkini menunjukan bahwa  Indeks ENSO sebesar -0.64 (Netral), diprediksi beralih menuju La Nina mulai periode Oktober 2024. Sementara Indeks IOD sebesar -1.11 (negatif). Namun baru berlangsung 1 dasarian sehingga statusnya tetap Indian Ocean Dipole (IOD) Netral. Diprediksi bertahan pada kondisi netral hingga bulan April 2025.

Sementara anomali Suhu Muka Laut sekitar perairan Kalimantan Barat berada pada kondisi hangat hingga Maret 2025. MJO pada Dasarian III Oktober 2024 aktif pada fase 5-7. Anomali OLR diprakirakan positif sepanjang dasarian.

"Gerak Angin  sendiri angin timuran diprediksi mendominasi wilayah Indonesia. Sedangkan musim hujan puncaknya di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat diprediksi terjadi pada bulan November 2024," jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa  Desember 2024, ZOM 361 berada di Kabupaten Sanggau bagian utara, Sekadau bagian utara, Sintang bagian utara, dan sebagian kecil Kapuas Hulu bagian barat. Untuk ZOM 362 yakni terjadi di Kabupaten Bengkayang, Landak bagian tengah, Sambas bagian timur, Sanggau bagian barat.

"Januari tahun 2025, ZOM 364 terjadi di Kabupaten Sambas bagian utara," terangnya.

Hery memperkirakan pada dasarian I, tanggal 01-10 November 2024 secara umum diprediksi kategori menengah dengan curah hujan berkisar antara 50–150 mm/das. Sedangkan curah hujan > 150 mm/das diprediksi terjadi di sebagian kecil wilayah Kapuas Hulu, Sanggau dan Ketapang.

"Sifat hujan secara umum diprakirakan normal di wilayah Kalbar," jelasnya.

Diprediksi terjadi peningkatan curah hujan pada sebagian besar wilayah Kalbar. Hery juga meminta masyarakat mewaspadai munculnya genangan hingga banjir pada area permukiman di tepi sungai dan banjir pada lahan sawah yang dapat menyebabkan komoditas tanam pangan terganggu.(den)

Editor : Miftahul Khair
#curah hujan #bmkg #banjir