Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Politisi Golkar Ini Optimis UMKM Kalbar Bakal Berkembang Pesat

Miftahul Khair • Senin, 11 November 2024 | 16:54 WIB
Ketua Fraksi Golkar DPRD Kalbar, Heri Mustamin.
Ketua Fraksi Golkar DPRD Kalbar, Heri Mustamin.

PONTIANAK - Ketua Fraksi Golkar Kalbar, Heri Mustamin optimis UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di Kalimantan Barat akan berkembang pesat dan naik kelas, dibawah komando Kementerian UMKM yang dipimpin Maman Abdurrahman.

Heri meyakini bakalan banyak program-program dan terobosan yang akan dilakukan Menteri UMKM RI baru asal Kalbar tersebut, dalam mendorong para pelaku UMKM di Indonesia dan Kalimantan Barat maju usahanya.

"Saya sangat optimis, para pelaku UMKM di Indonesia dan Kalbar khususnya, bakalan mencetak sejarah menjadi pelaku UMKM luar biasa. Dibawah komando pak Maman (Menteri UMKM RI) yang baru, bakalan banyak program-program dan terobosan baru yang akan diciptakan mendorong UMKM maju, berkembang dan naik kelas," ucapnya, Senin (11/11) di ruang Fraksi Golkar Kalbar.

Heri mengaku bersyukur bahwa Maman Abdurrahman mendapat amanah sebagai Menteri UMKM baru di Kabinet Merah Putih. Politisi Golkar Kalbar dapil Kota Pontianak ini hanya berharap Menteri UMKM, Maman Abdurahman akan selalu diberikan kekuatan, dan mampu mendorong UMKM di Indonesia dan Kalbar memiliki prestise tersendiri.

"Saya yakin sekali, kapasitas Menteri UMKM RI pak Maman Abdurahman, lewat tangan midasnya dapat melakukan langkah-langkah kongkret mendorong sekaligus memajukan para pelaku UMKM. Tentunya, menaikan kelas para pelaku usaha kategori mikro menjadi kecil, dan kecil didorong menjadi menengah," ujar dia.

Menurut Heri, di Indonesia tercatat kurang lebih 65 juta pelaku UMKM. Rinciannya, sebanyak 98 persen masuk dalam kategori pelaku usaha mikro. Sisanya 2 persen masuk dalam kategori pelaku usaha kecil dan menengah. Tentunya yang jadi perhatian adalah mendorong 98 persen pelaku usaha mikro naik menjadi kecil. "Sisanya kecil didorong naik kelas menjadi menengah, dan menengah didorong menjadi besar," ujarnya.

Dia menyebutkan untuk sekarang, hal yang memang benar-benar dibutuhkan pelaku UMKM adalah masalah kemudahan akses permodalan, pemasaran, pembinaan, termasuk pemberdayaan mereka (pelaku UMKM). Dari segi anggaran, Heri memaklumi bahwa Kementrian UMKM terbilang paling kecil jika dibandingkan dengan kementerian lain.

"Namun yang harus kita baca adalah dari segi dukungan pengembangan pelaku UMKM ke depan sesungguhnya sangat tinggi. Hampir semua BUMN di Indonesia dan perusahaan-perusahaan swasta didorong mengelola UMKM, baik untuk bantuan permodalan, marketing, manajemen dan lain sebagainya," ucapnya.

Dia pun meyakini UMKM di Indonesia akan besar, berkembang dan naik kelas lewat program-program pemberdayaan Kementerian UMKM RI. Tentu desain programnya sesuai visi yakni mensejahterakan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat, termasuk membuka lapangan kerja. Apalagi sektor UMKM adalah sektor tahan banting saat berhadapan dengan pergolakan ekonomi termasuk COVID-19 beberapa Waktu lalu. (den)

Editor : Miftahul Khair
#Berkembang #naik kelas #UMKM #golkar #kalbar