Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Dewan Pontianak Minta Pemerintah Fokus Tangani Kasus TBC, Bebby: Tingkatkan Akses Layanan dan Kesadaran Masyarakat

Miftahul Khair • Rabu, 13 November 2024 | 14:07 WIB
Ketua Komisi IV DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa.

PONTIANAK - Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak Bebby Nailufa mengatakan saat ini Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) penanganan TBC inisiasi DPRD tengah disosialisasikan di tingkat kecamatan. Apabila Raperda tersebut telah disahkan menjadi Perda, dirinya akan mendorong agar dalam penanganan TBC ke depan pemerintah mesti betul-betul konsen.

“Kasus TBC ini dari data yang kami dapat, Indonesia tertinggi kedua di dunia. Di Pontianak dari data 2024 terduga ada 12 ribuan masyarakat terkena TBC. Untuk anak-anak ada 213 orang. Dari kesemua angka itu, 50 persen lebih paparan TBC dikenai oleh perempuan,” ujar Bebby, kemarin.

Awal inisiasi Raperda ini kata Bebby saat dia menjabat sebagai Ketua Bapemperda. Di mana salah satu lembaga mendorong agar TBC menjadi konsen dan harus dibuatkan regulasi. Dengan begitu penanganannya bisa lebih konsen. Pada saat pembahasan itu, Bebby menjelaskan bahwa Pemkot Pontianak sudah memiliki Perda penyakit menular.

Kemudian dalam diskusi bersama Komisi IV bersama lembaga tersebut memang turut menggugah hati teman-teman legislatif. Utamanya ketika dia menceritakan tentang penanganan TBC dan bahaya TBC.

“Dari sini awalnya kami mendorong agar penanganan TBC harus serius. Salah satunya dengan mendorong agar di perdakan terlebih dulu,” ujarnya.

Terlebih jika melihat temuan kasus TBC di Kota Pontianak angkanya cukup signifikan dan menjadi keprihatinan DPRD Pontianak. Apalagi TBC ini merupakan penyakit menular. Dia berani memastikan, jika masyarakat tidak mendapatkan edukasi tentang TBC, maka ketika terjadi kasus TBC di satu keluarga, bisa-bisa penularan TBC juga didapatkan oleh anggota keluarga lainnya.

Beberapa poin penting dalam upaya penanganan TBC di Kota Pontianak telah dituangkan dalam raperda ini. Mulai dari target dan strategi penanganan TBC, bagaimana penyelenggaraan strategis eliminasi TBC, lalu peningkatan akses layanan TBC bermutu oleh masyarakat Pontianak.

Kemudian identifikasi upaya Dinas Kesehatan dalam penanggulangan juga mesti memiliki pedomannya. Terakhir mesti dilakukan sosialisasi kepada masyarakat. Dengan adanya edukasi tersebut masyarakat ke depan akan lebih peka ketika menemukan kasus TBC baik di lingkungan keluarga dan di tempatnya tinggal.

“Jika kesemuanya dilakukan maka penanganan TBC di Pontianak akan lebih cepat. Lalu muaranya adalah penurunan angka TBC di Pontianak,” tandasnya. (iza)

Editor : Miftahul Khair
#layanan kesehatan #Tangani #kesadaran #tbc