PONTIANAK – Jumlah penumpang angkutan udara dan laut di Kalimantan Barat pada Oktober 2024 menunjukkan tren penurunan dibandingkan bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu, sementara angkutan barang laut justru mengalami lonjakan signifikan. Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat, Muhammad Saichudin, dalam rilis data terbaru.
Saichudin mengatakan pada Oktober 2024, jumlah penumpang angkutan udara domestik yang datang tercatat sebanyak 100.795 orang. Angka ini mengalami penurunan sebesar 2,99 persen dibandingkan September 2024 yang tercatat 103.898 orang.
Jika dibandingkan dengan Oktober 2023, terjadi penurunan sebesar 1,42 persen dari 102.243 orang. Mayoritas penumpang yang datang menggunakan Bandara Supadio di Kubu Raya, yaitu sebanyak 94.292 orang atau mencakup 93,55 persen dari total penumpang.
“Angka ini juga turun sebesar 3,08 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 97.284 orang,” kata Saichudin.
Saichudin menyebutkan bahwa jumlah penumpang yang berangkat melalui angkutan udara pada Oktober 2024 tercatat sebanyak 98.511 orang, mengalami penurunan sebesar 3,70 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 102.295 orang.
Sementara jika dibandingkan tahun sebelumnya pada Oktober 2023 yang tercatat sebanyak 99.432 orang, jumlah ini mengalami penurunan sebesar 0,93 persen.
Menurut Saichudin keberangkatan penumpang terbesar juga tercatat melalui Bandara Supadio dengan jumlah 92.164 orang atau mencakup 93,56 persen dari total keberangkatan. Jumlah ini turun sebesar 4,07 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebanyak 96.077 orang.
Sedangkan penumpang angkutan laut domestik yang datang melalui pelabuhan Sintete, Ketapang, dan Pontianak pada Oktober 2024 tercatat sebanyak 6.696 orang. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 8,23 persen dibandingkan September 2024 yang tercatat 6.187 orang.
Namun, jika dibandingkan dengan Oktober 2023 yang tercatat sebanyak 6.807 orang, jumlah ini mengalami penurunan sebesar 1,63 persen. Pelabuhan Pontianak mencatat kedatangan penumpang terbesar, yaitu sebanyak 5.168 orang atau mencakup 77,18 persen dari total penumpang yang datang. Angka ini turun sebesar 1,03 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 5.222 orang.
“Jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, yang tercatat 5.253 orang, jumlah ini juga mengalami penurunan sebesar 1,62 persen,” ungkap Saichudin.
Sementara itu, jumlah penumpang angkutan laut domestik yang berangkat pada Oktober 2024 tercatat sebanyak 7.029 orang, mengalami kenaikan sebesar 27,29 persen dibandingkan September 2024 yang tercatat 5.522 orang. Namun, jika dibandingkan dengan Oktober 2023 yang tercatat sebanyak 7.921 orang, jumlah ini mengalami penurunan sebesar 11,26 persen.
Saichudin menyebutkan jumlah penumpang terbesar yang berangkat melalui Pelabuhan Pontianak mencapai 5.201 orang atau mencakup 73,99 persen dari total keberangkatan. Angka ini naik sebesar 11,09 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 4.682 orang.
“Jika dibandingkan dengan Oktober 2023 yang mencatat sebanyak 6.306 orang, jumlah ini mengalami penurunan sebesar 17,52 persen,” imbuhnya.
Lalu angkutan barang melalui laut menunjukkan peningkatan signifikan pada Oktober 2024. Jumlah barang yang dibongkar tercatat sebanyak 913.464 ton, mengalami kenaikan sebesar 34,63 persen dibandingkan September 2024 yang mencapai 678.483 ton.
Jika dibandingkan dengan Oktober 2023, yang mencatat jumlah barang dibongkar sebanyak 313.167 ton, terjadi kenaikan signifikan sebesar 191,69 persen.
Jumlah barang yang dimuat pada Oktober 2024 juga menunjukkan peningkatan. Tercatat sebanyak 429.644 ton barang dimuat, mengalami kenaikan sebesar 5,03 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencatat 409.066 ton.
“Jika dibandingkan dengan Oktober 2023, yang mencatat jumlah barang dimuat sebanyak 254.152 ton, terjadi kenaikan signifikan sebesar 69,05 persen,” pungkas Saichudin. (mse)
Editor : A'an