Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Windy Prihastari: Peran Ibu Sangat Penting Siapkan Generasi Emas 2045

A'an • Kamis, 19 Desember 2024 | 10:27 WIB

 

SAMBUTAN:  Windy Prihastari memberikan sambutan pada Seminar Anak Sehat Ibu Bahagia di Hotel Alimoer, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (18/12).
SAMBUTAN:  Windy Prihastari memberikan sambutan pada Seminar Anak Sehat Ibu Bahagia di Hotel Alimoer, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (18/12).

SUNGAI RAYA - Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kalimantan Barat Windy Prihastari memberikan sambutan pada Seminar Anak Sehat Ibu Bahagia dalam rangka Memperingati Hari Ibu ke-96 Tahun 2024. Event yang diselenggarakan Forum Pembauran Kebangsaan (FKP) Kalbar itu digelar di Hotel Alimoer, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (18/12).

Dalam kesempatan itu, Windy mengatakan bahwa peran seorang ibu, dan juga peran seorang perempuan, sangat penting dalam menyiapkan generasi emas 2045. Karena pada tahun 2045 negara ini akan mengalami bonus demografi.

“Bonus demografi ini harus kita manfaatkan, anak-anak yang lahir pada saat ini atau yang akan lahir akan menjadi generasi emas (2045), maka dari itu kita harus mempunyai sumber daya yang unggul, sehat, dan cerdas untuk Indonesia khususnya anak-anak dari Kalbar,” katanya.

Windy melanjutkan generasi emas tahun 2045 yang akan bersaing secara global, diharapkan memiliki tenaga kerja dengan kualitas yang baik. 

“Untuk itu harus kita persiapkan dari sekarang, tidak boleh ada stunting, kita harus terus berupaya mencegah anak-anak Kalbar terlahir stunting,” ujar Windy.

Windy menjelaskan upaya pencegahan terjadinya stunting pada 1.000 hari pertama kehidupan. Yang dimulai dari usia remaja, khususnya remaja putri yang harus bersiap sebelum masa kehamilan. 

“Mereka harus mempunyai badan yang sehat, dan mengetahui makanan apa saja yang harus dikonsumsi, sehingga pada waktu hamil mereka akan baik menjalani kehamilan, janin di dalam rahimnya juga bagus, dan lahirnya juga bagus tidak mengalami stunting,” jelasnya.

Dilanjutkannya bahwa kasus stunting di Indonesia masih tinggi khususnya Kalbar. Maka dari itu semua pihak harus gencar memberikan pengetahuan tentang gizi untuk ibu hamil. Serta memberikan pengetahuan kepada ibu dengan anak stunting agar bisa terbebas dari stunting.

“Dengan memberikan pengetahuan tentang tiga komponen utama seperti karbohidrat, protein hewani, dan lemak agar anak-anak mereka keluar dari stunting. Saya bersama Bapak Pj Gubernur telah berkeliling Kalbar langsung turun ke Posyandu untuk mensosialisasikan pengetahuan sampai mengajarkan memasak agar asupan gizi untuk anak-anak mereka terpenuhi,” tuturnya. (bar/r)

Editor : A'an
#generasi emas 2045 #Windy prihastari #peran ibu