PONTIANAK – Wali Kota Pontianak terpilih, Edi Rusdi Kamtono, bersama wakilnya, Bahasan, menghadiri acara penetapan pasangan calon (paslon) terpilih yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pontianak, Kamis (9/1) siang
Saat konferensi pers, Edi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung proses Pilkada hingga berjalan aman, damai, dan lancar.
“Pertama, saya dan Pak Bahasan, tim sukses, serta partai pengusung mengucapkan terima kasih karena Pilkada berjalan dengan aman, damai, dan lancar,” ujar Edi.
Edi menegaskan bahwa saat ini pihaknya menunggu keputusan dari Kementerian Dalam Negeri terkait jadwal pelantikan. Semula pelantikan dijadwalkan pada tanggal 10 Februari, tetapi diundur hingga penetapan Mahkamah Konstitusi selesai terkait dengan daerah yang mengajukan sengketa pilkada.
Edi juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kekompakan dan kondusivitas dalam mendukung pembangunan kota. Ia menekankan pentingnya kerja sama untuk menghadapi berbagai persoalan yang menjadi perhatian selama masa kampanye.
“Persoalan ke depan yang menjadi catatan kami, baik pada masa dialog, sosialisasi, maupun pertemuan langsung dengan masyarakat, tetap menjadi perhatian. Masalah-masalah tersebut akan kami tangani secara bertahap,” tegasnya.
Edi juga memaparkan rencana program 100 hari pertama yang akan difokuskan pada bidang kesehatan, penyediaan makanan bergizi gratis, pendidikan, serta persiapan menghadapi hari-hari besar keagamaan seperti Imlek, Cap Go Meh, Ramadan, dan Idulfitri.
“Kami terus berkoordinasi agar layanan pemerintah kota kepada masyarakat dapat mendukung kenyamanan beraktivitas. Sinkronisasi program juga akan dilakukan dengan legislatif sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri,” jelas Edi.
Ia berharap seluruh program berjalan dengan aman dan kondusif. “Pada kesempatan siang ini, saya mengajak semuanya untuk tetap semangat membangun Kota Pontianak yang lebih baik,” tambahnya.
Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin, menghadiri rapat pleno penetapan pasangan calon (paslon) terpilih hasil Pilkada 2024. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya dan berharap persatuan menjadi prioritas dalam membangun kota.
"Terima kasih kepada masyarakat yang sudah menggunakan hak pilihnya. Sekarang saatnya bersatu untuk Pontianak," ujar Satarudin.
Ia optimistis bahwa wali kota dan wakil wali kota terpilih akan merangkul semua pihak untuk bersama-sama merealisasikan program-program yang telah dijanjikan selama masa kampanye.
Satarudin menegaskan pentingnya memasukkan visi dan misi wali kota ke dalam program pemerintah pada bulan Maret atau April 2025 agar implementasinya tidak tertunda hingga tahun 2026.
"Visi misi wali kota mesti masuk di bulan 3 atau 4 ini, agar program bisa segera dieksekusi tahun 2025," ungkapnya.
DPRD Pontianak juga siap berkoordinasi dengan wali kota terpilih untuk memastikan program 100 hari pertama berjalan sesuai rencana. Beberapa prioritas utama yang diharapkan segera diwujudkan meliputi penataan jalan, penanganan banjir, dan penyediaan makanan bergizi gratis bagi masyarakat.
"Seluruh program dan janji politik wali kota terpilih harus segera diwujudkan. Penataan jalan, penanganan banjir, hingga program makan bergizi gratis harus dialokasikan," tegas Satarudin.
Ia berharap sinergi antara eksekutif dan legislatif dapat menciptakan perubahan nyata yang bermanfaat bagi warga Kota Pontianak. "Mari kita bersama-sama mendukung pembangunan kota yang lebih baik dan inklusif," pungkasnya. (mse)
Editor : A'an