Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Potensi Tinggi Gelombang di Kalbar

A'an • Jumat, 10 Januari 2025 | 14:11 WIB

 

Ilustrasi gelombang tinggi.
Ilustrasi gelombang tinggi.

PONTIANAK - Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalbar keluarkan peringatan dini potensi tinggi gelombang di Kalimantan Barat. Masyarakat Kota Pontianak dan sekitarnya juga diimbau waspada potensi pasang mulai tinggi pada tanggal 13 Januari 2025 dengan puncak pasang tertinggi pada tanggal 14 - 16 Januari 2024 dengan ketinggian 1,8 meter.

Peringatan dini terhadap tinggi gelombang berlaku 09 hingga 12 Januari 2025. Dalam peringatan ini, tinggi gelombang 1,25 meter hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Sambas, Perairan Singkawang-Bengkayang, Perairan Pontianak-Mempawah, Perairan Kubu Raya, dan Perairan Kayong Utara.

Bayu Santoso, Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak menjelaskan kondisi ini berisiko terhadap keselamat pelayaran.

"Seperti perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 10 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. Kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter. Juga pada kapal Ferry, apabila kecepatan mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter," jelasnya. 

Kondisi sinoptik yakni terdapat bibit siklon 97S (12.4°LS dan 106.6°BT) di Samudra Hindia Selatan Banten memicu peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Barat Laut - Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 6 - 30 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Barat Daya - Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 6 - 25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna, Selat Karimata, Laut Jawa, Samudra Hindia selatan Jawa dan Selat Makassar bagian Selatan.

Adanya fenomena Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi) pada tanggal 07 Januari 2025 dan Bulan Purnama pada tanggal 13 Januari 2025 berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum yang berpotensi menyebabkan ROB untuk wilayah pesisir Kalbar pada pagi - siang hari dari tanggal 12 - 18 Januari 2025.

Kota Pontianak dan sekitarnya berpotensi pasang mulai tinggi pada tanggal 13 Januari 2025 dengan puncak pasang tertinggi pada tanggal 14 - 16 Januari 2024 dengan ketinggian 1,8 meter. Wilayah Kendawangan dan sekitarnya berpotensi pasang mulai tinggi pada tanggal 12 Januari 2025 dengan puncak pasang tertinggi pada tanggal 14 Januari 2025 dengan ketinggian 1,9 meter.

Potensi banjir pesisir (rob) ini secara umum dapat mengganggu aktivitas keseharian masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir.

"Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut," ungkapnya. (mrd)

Editor : A'an
#kalbar #bmkg #Gelombang Tinggi