Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Persiapan Ramadan, RSUD SSMA Pontianak Beri Edukasi Puasa Bagi Penderita Diabetes

A'an • Minggu, 12 Januari 2025 | 10:51 WIB

 

Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak.
Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak.

 

PONTIANAK POST - Bulan Ramadan tahun tidak lama lagi. Tingkatan risiko merupakan hal penting yang harus diketahui oleh setiap penderita diabetes yang ingin berpuasa  di bulan ramadan, agar terhindar dari komplikasi yang membahayakan Kesehatan selama menjalani ibadah puasa. Penderita diabetes perlu untuk menghitung skor risiko terlebih dahulu apabila ingin berpuasa. Hal ini disampaikan oleh Perawat Ns. Istafiyana Rahayu, saat memberikan edukasi seputar Penghitungan skor risiko berpuasa kepada sembilan penderita diabetes di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak.

Menurutnya, penghitungan risiko berpuasa dirancang dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang mempengaruhi puasa, diantaranya faktor-faktor terkait ramadan seperti lamanya waktu puasa, musim saat puasa, cuaca, lokasi geografis, perubahan sosial, dan pengalaman masa lalu.

“Tipe diabetes, lama diabetes, komplikasi diabetes, obat-obat anti diabetes, kontrol glukosa sebelumnya, rawan hipoglikemia, ketidaksadaran hipoglikemia, dan akses pelayanan kesehatan juga merupakan faktor yang mempengaruhi skor penilaian risiko berpuasa,” jelasnya.

Istafiyana menambahkan bahwa faktor terkait  individu juga menjadi bagian dari elemen penilaian risiko berpuasa bagi penderita diabetes, seperti usia, jenis kelamin, pekerjaan, hamil atau menyusui, pola makan, jenis dan waktu latihan fisik, serta motivasi. Setelah semua elemen penilaian diberi skor, langkah selanjutnya adalah menjumlahkan skor tersebut, kemudian memasukkan total skor ke dalam kategori risiko rendah, sedang atau tinggi. Dan disarankan untuk tidak berpuasa bagi yang memiliki risiko sedang dan risiko tinggi. Jika pasien tetap ingin berpuasa Ramadhan maka perlu adanya konsultasi dengan dokter lebih lanjut untuk menghindari terjadinya komplikasi selama berpuasa.

“Untuk memastikan keamanan penderita diabetes yang ingin berpuasa, jangan lupa ikuti edukasi persiapan menjelang puasa ramadan mulai bulan Januari sampai dengan Februari, setiap hari Jumat, pukul delapan pagi , di Klinik edukasi Diabetes RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie ,” pungkasnya. (mrd/r)

Editor : A'an
#diabetes #puasa #RSUD SSMA Kota Pontianak