PONTIANAK POST - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Kalimantan Barat untuk mengalihkan sebaran turunnya hujan.
OMC telah dilakukan selama dua hari pada Rabu (29/1) dan Kamis (30/1) lalu.
"OMC berjalan sesuai rencana dan mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.
Ia mengatakan, pihaknya telah meninjau Pos Operasi Modifikasi Cuaca yang berada di Lapangan Udara (Lanud) Supadio, Pontianak pada Kamis (30/1) lalu.
Hingga Kamis (30/1) tim OMC Kalimantan Barat telah melakukan penerbangan sebanyak tiga sorti dengan total jam terbang 7 jam 10 menit.
Bahan semai berupa Natrium Clorida (NaCl) yang disemai di atas perairan barat dan utara Kalimantan Barat sebanyak 3.000 kg.
Analisis operasi modifikasi cuaca Kalbar menunjukkan distribusi spasial curah hujan aktual menunjukan terjadi penurunan intensitas hujan dari hasil prediksi setelah dilakukan OMC.
Curah hujan aktual dengan intensitas lebat hanya terjadi di sebagian kecil wilayah Timur kalimantan Barat.
"Sehingga, hasil OMC mengurangi kejadian hujan lebat sebagai mitigasi terjadinya bencana hidrometeorologi di Kalimantan Barat," katanya. (mrd)
Editor : Miftahul Khair