Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pentingnya Deteksi Dini Kanker: Yayasan Kanker Indonesia Kalbar Ajak Masyarakat Waspadai Gejala

Miftahul Khair • Selasa, 4 Februari 2025 | 16:27 WIB
Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kalimantan Barat Windy Prihastari Harisson mengunjungi pasien di RSUD Soedarso saat peringatan Hari Kanker Sedunia.
Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kalimantan Barat Windy Prihastari Harisson mengunjungi pasien di RSUD Soedarso saat peringatan Hari Kanker Sedunia.

 

 

PONTIANAK POST– Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kalimantan Barat Windy Prihastari Harisson menekankan pentingnya deteksi dini kanker untuk meningkatkan efektivitas pengobatan.

"Kami ingin terus memberikan semangat dan edukasi kepada masyarakat. Semakin cepat kanker terdeteksi, semakin baik pula penanganannya. Jadi, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri jika mengalami gejala yang mencurigakan," kata Windy disela-sela kunjungannya ke RSUD dr. Soedarso, Senin (3/2). 

Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan dukungan moral dan bingkisan kepada pasien kanker. Kunjunganya ini juga dilakukan guna memperingati Hari Kanker Sedunia.

Windy Prihastari didampingi Direktur RSUD dr. Soedarso, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, serta beberapa dokter spesialis yang menangani pasien kanker di rumah sakit tersebut.

Rombongan mengunjungi berbagai ruangan, mulai dari ruang perawatan anak hingga pasien dewasa. Kedatangan mereka disambut dengan hangat oleh para pasien dan keluarga mereka.

"Jadi hari ini kita melaksanakan rangkaian peringatan World Cancer Day Tahun 2025 bersama Yayasan Kanker Indonesia Kalimantan Barat, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, serta Rumah Sakit dr. Soedarso. Kami sudah mengunjungi pasien-pasien yang sedang menjalani proses perawatan, baik pasien dewasa maupun anak-anak," ungkap Windy.

Ia menambahkan bahwa pasien kanker di RSUD dr. Soedarso berasal dari berbagai wilayah di Kalimantan Barat, bukan hanya dari Kota Pontianak. Windy juga menekankan pentingnya deteksi dini kanker untuk meningkatkan efektivitas pengobatan.

"Kami ingin terus memberikan semangat dan edukasi kepada masyarakat. Semakin cepat kanker terdeteksi, semakin baik pula penanganannya. Jadi, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri jika mengalami gejala yang mencurigakan," jelasnya.

Windy juga mengungkapkan bahwa peringatan Hari Kanker Sedunia tidak hanya berlangsung kemarin, tetapi akan berlanjut dengan acara puncak pada hari ini.

"Besok (hari ini) kita akan melaksanakan seminar untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang kanker. Ini penting agar kesadaran masyarakat terhadap pencegahan dan pengobatan kanker semakin meningkat," ujarnya.

Direktur RSUD dr. Soedarso Harry Agung Tjhayadi mengungkapkan bahwa jumlah pasien kanker di Indonesia terus meningkat, mencapai sekitar 40 persen per tahun.

"Di RSUD dr. Soedarso sendiri, dalam dua tahun terakhir kami menerima sekitar 5.000 pasien kanker. Ini cukup tinggi, tetapi juga menunjukkan bahwa upaya deteksi dini dan diagnosa semakin baik," katanya.

Harry juga menambahkan bahwa rumah sakit telah menyediakan berbagai layanan terapi untuk pasien kanker, termasuk kemoterapi dan radioterapi.

"Saat ini, layanan radioterapi sudah berjalan dan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Sejauh ini, sudah sekitar 115 pasien menjalani radioterapi, sementara 150 lainnya masih dalam daftar antrean. Ini adalah upaya dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat," jelasnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan motivasi bagi pasien kanker dan keluarga mereka. Dengan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah, tenaga medis, maupun masyarakat, diharapkan angka kesembuhan pasien kanker di Kalimantan Barat dapat terus meningkat.

“Dengan semangat bersama, kita yakin dapat memberikan harapan baru bagi para penderita kanker dan keluarga mereka,” tutup Harry. (mse/r)

Editor : Miftahul Khair
#kanker #gejala #deteksi dini