PONTIANAK POST – Salah satu rangkaian perayaan Cap Go Meh di Kalimantan Barat, yaitu ritual Naga Buka Mata, kembali digelar di beberapa kota seperti Pontianak dan Singkawang. Ritual ini, yang dilaksanakan di klenteng atau vihara, bertujuan untuk mengundang roh suci dari langit ke dalam replika naga.
Setelah ritual selesai, naga yang telah diberi kekuatan magis dan aura positif ini kemudian akan diarak keliling kota dan ikut meramaikan pawai lampion serta festival Cap Go Meh.
Penjabat Ketua TP PKK Kalimantan Barat Windy Prihastari Harisson menyaksikan langsung pelaksanaan ritual tersebut di Panggung Utama Cap Go Meh Jalan Diponegoro Pontianak.
Dalam kesempatan tersebut, Windy menyampaikan bahwa festival Cap Go Meh merupakan salah satu event besar di Kalimantan Barat yang telah dimulai dengan pelaksanaan kembang api pada malam tahun baru Imlek.
"Jadi pada hari ini (kemarin) kita melaksanakan rangkaian dari festival Cap Go Meh dan saat ini ritual naga buka mata di tanggal 13 Imlek ini dan kemarin kita sudah memulainya dari memainkan kembang api di tahun baru Imlek kemudian pelaksanaan festival Cap GO Meh di mana itu merupakan salah satu dari event besar kita di Kalimantan Barat," ungkap Windy yang juga Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kalimantan Barat.
Lebih lanjut, Windy mengungkapkan bahwa untuk pertama kalinya, Cap Go Meh Pontianak berhasil masuk dalam Kalender Event Nasional (KEN) 2025 yang dikeluarkan oleh Kemenpar RI. "Bukan hanya Cap Go Meh Singkawang yang masuk dalam KEN, tapi juga Cap Go Meh Pontianak," ujarnya.
Ia menambahkan, beragam event lainnya seperti Saprahan Khatulistiwa, Kalbar Food Festival dan Pontianak City Run juga turut menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke Kalimantan Barat.
Menurut data BPS, sektor pariwisata Kalimantan Barat menunjukkan angka yang menggembirakan. Pada tahun 2024, kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara meningkat sebesar 75,86 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Windy optimis bahwa angka kunjungan tersebut akan terus meningkat pada tahun 2025 berkat berbagai event besar yang digelar.
Baca Juga: Polres Singkawang Galakkan Razia Antisipasi Tawuran dan Balap Liar
Windy juga menyampaikan bahwa untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, pihaknya akan terus menyusun strategi pemasaran pariwisata melalui penyelenggaraan berbagai macam event di Kalimantan Barat.
"Besok (hari ini), tanggal 11 Februari, akan ada puncak dari Saprahan Khatulistiwa, peluncuran Kalender Event Kalimantan Barat 2026, dan pemecahan rekor MURI pada Food Festival Kalbar 2025 dengan acara minum kopi pancong dengan durian terbanyak," pungkasnya. (mse/r)
Editor : A'an