PONTIANAK POST – Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Wilayah Aisyiyah (MHH PWA) Kalimantan Barat menggelar kegiatan Syiar Ramadhan di Panti Asuhan Nur Fauzi, Jalan Wahidin, Pontianak.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang berbuka puasa bersama, tetapi juga menghadirkan edukasi hukum dan konseling bagi anak-anak panti asuhan, menyoroti pentingnya perlindungan diri di era digital.
Ketua MHH PWA Kalbar Hazilina, dalam sambutannya menegaskan komitmen majelis dalam mendukung masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih dalam menghadapi tantangan sosial saat ini.
“Syiar Ramadhan ini tidak hanya sekadar berbagi kebahagiaan di bulan suci, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian kami terhadap anak-anak panti asuhan agar mereka memiliki pemahaman yang lebih baik tentang hak-hak mereka dan cara menghadapi tantangan di era digital,” ujarnya.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah penyuluhan bertema Pencegahan Kenakalan Remaja di Era Digital, yang disampaikan oleh Ibu Nina Niken Lestari, S.H., M.H., dan Tri Atika Febriyani, S.H., M.H. Materi ini berfokus pada bagaimana anak-anak panti dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan memahami risiko kejahatan digital seperti perundungan daring (cyberbullying), penyalahgunaan informasi, serta eksploitasi anak.
“Kita hidup di zaman serba digital, di mana informasi dengan mudah diakses dan disebarkan. Namun, tidak semua informasi itu baik dan aman bagi anak-anak. Penting bagi mereka untuk memahami bagaimana melindungi diri dari pengaruh negatif media sosial,” ujar Nina Niken Lestari.
Selain penyuluhan hukum, sesi konseling teman sebaya yang dipandu oleh Dr. Yusida Imran, S.Pd., S.Kons., memberikan kesempatan bagi anak-anak panti untuk berbagi pengalaman dan mendapatkan solusi atas permasalahan yang mereka hadapi sehari-hari. Pendekatan ini diharapkan dapat membangun rasa percaya diri serta meningkatkan kemampuan mereka dalam menghadapi berbagai situasi sosial dengan lebih baik.
Kegiatan yang dipandu oleh Lenny Wahyuningsih, S.Km., ini ditutup dengan buka puasa bersama dan shalat Maghrib berjamaah. Ketua Panti Asuhan Nur Fauzi, Ibu Media Aprilyanti, S.Ag., M.Si., menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian MHH PWA Kalbar yang telah memberikan perhatian tidak hanya dalam bentuk santunan, tetapi juga pembinaan mental dan spiritual bagi anak-anak panti.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami. Selain mendapatkan ilmu baru, mereka juga merasa dihargai dan didukung dalam menjalani kehidupan,” ujarnya.
Dengan adanya program ini, MHH PWA Kalbar berharap anak-anak panti asuhan semakin siap menghadapi tantangan di era digital dengan pemahaman hukum yang lebih baik serta mampu menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan.
Syiar Ramadhan ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan edukasi dapat berjalan beriringan untuk menciptakan generasi muda yang lebih kuat dan berdaya. (mse)
Editor : A'an