PONTIANAK POST – Volume sampah di tempat pembuangan sementara (TPS) Kota Pontianak mengalami peningkatan selama Ramadan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak, Syarif Usmulyono, memperkirakan kenaikan awal bulan ini berkisar antara 5-10 persen dan akan terus meningkat menjelang Idulfitri.
“Berdasarkan pengalaman sebelumnya, kenaikan volume sampah mendekati Lebaran bisa mencapai 20-25 persen. Namun, kami sudah menyiapkan armada dan petugas yang siap bekerja lembur jika diperlukan,” ujar Syarif, Selasa (11/3).
DLH Kota Pontianak telah menyesuaikan penambahan armada berdasarkan peningkatan timbulan sampah. Sebagai contoh jika tiga kontainer tidak mencukupi berdasarkan hasil pantauan petugas di satu TPS, maka akan ada penambahan lagi.
"Kami berjanji kepada masyarakat bahwa sampah akan dibersihkan pada pagi hari,” tambahnya.
Selain menangani peningkatan volume sampah, Pemerintah Kota Pontianak juga terus mengimplementasikan kebijakan pengurangan sampah plastik, yang kini memasuki bulan ketiga pelaksanaannya. Aturan ini diterapkan di ritel modern, swalayan, dan supermarket.
“Sampai saat ini, 173 supermarket telah disosialisasikan dan seluruhnya telah menjalankan kebijakan ini. Hasilnya, sebanyak 663 kilogram sampah plastik berhasil dikurangi setiap harinya,” ungkap Syarif.
Usmulyono menambahkan de depan, jika kebijakan ini berjalan dengan baik selama tiga bulan, Pemkot Pontianak berencana memperluas penerapannya ke pasar tradisional.
Pihaknya berharap dengan langkah ini semakin mengurangi timbulan sampah plastik di kota dan mendukung kebersihan lingkungan. (mse)
Editor : A'an