Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Trotoar GOR Terpadu Panas Usai Penebangan Pohon, Warga Keluhkan Ketidaknyamanan

Miftahul Khair • Sabtu, 15 Maret 2025 | 14:29 WIB
GOR Terpadu Ayani Pontianak.
GOR Terpadu Ayani Pontianak.

PONTIANAK POST - Masyarakat Kota Pontianak yang kerap melintas di Jalan MT Haryono tepat di depan GOR Terpadu mengeluhkan penebangan pohon di sekitar trotoar humanis. Kini setelah tak ada peneduh, jalan itu menjadi panas ketika dilewati terutama waktu siang hari.

“Kenapa pohon peneduh di depan GOR Terpadu ini ditebang. Dulu saat masih ada peneduh, waktu cuaca panas terik masih berangin, namun ketika pohon ini ditebang justru menjadi panas,” ujar Wahyu, pengendara yang biasa melintas di Jalan MT Haryono, Jumat (14/3).

Menurutnya dengan adanya peneduh yang ditanami oleh Pemkot Pontianak, beberapa jalan justru menjadi rimbun.

Pengendara roda dua juga merasa nyaman, sebab lokasi jalan tertanami pohon betul-betul membuat teduh sehingga membuat pengendara merasa nyaman melintasi jalan tersebut.

Kalaupun pohon tampak rimbun, sebetulnya bisa dilakukan pemangkasan berkala. Ranting lapuk dipotong. Tak lantas ditebangi seperti ini. Apalagi pohon-pohon tersebut sudah mulai rimbun dan besar.

Sebagai masyarakat Kota Pontianak, dia mengetahui dalam aturan penebangan pohon Pemerintah tidak melakukannya dengan sembarang. Terlebih Wali Kota Pontianak selalu mengkampanyekan Pontianak sebagai kota hijau.

“Jika ini yang nebang Pemkot Pontianak, lalu aturan ditabrak sendiri. Setahu saya menebang pohon ini harus dilaporkan pada pemerintah. Penebangan pohon ini apakah sepengetahuan Wali Kota apa tidak. Ini yang jadi pertanyaan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum Pontianak Urai Randy membenarkan jika terdapat penebangan pohon di depan GOR Terpadu ini. Kata dia, pohon-pohon tersebut dipindahkan ke Taman Akcaya. Setelah pemindahan ini, akan ada penanaman pohon jenis pulai di sana.

Jika sebelumnya, keberadaan pohon di sana bermacam jenis. Nanti setelah ditanami ulang, hanya pohon pulai saja yang ditanam. Pohon pulai ini merupakan pohon endemik Kalimantan.

Sejauh ini total pohon yang sudah tertanam di ruang terbuka hijau mencapai 12.028 pohon berbagai jenis. Di tahun ini kembali akan ditanam berbagai jenis pohon. Tujuannya untuk menghijaukan kota ini. (iza)

Editor : Miftahul Khair
#Trotoar #Keluhkan #warga #GOR Terpadu Ayani Pontianak