PONTIANAK POST - Gubernur Ria Norsan bersama Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan turun langsung untuk melihat kondisi banjir di jalan Jalan Trans Kalimantan sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di Desa Lingga, Pancaroba, dan Teluk Bakung, Minggu (16/3).
Pada kesempatan tersebut, hadir pula Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Erlina dan Donata, Sekjen MADN Yakobus Kumis, Forkopimda Kubu Raya, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar dan Pengurus DAD Kubu Raya.
Bantuan sembako dari Pemprov Kalbar yang diserahkan sebanyak 4000 paket dengan dibantu Pengurus Dewan Adat Dayak Kubu Raya.
Norsan mengungkapkan bahwa bantuan yang diberikan ini dimaksudkan untuk meringankan beban masyarakat terdampak banjir. Ia berharap bantuan ini dapat diterima oleh masyarakat.
"Kami atas nama Pemerintah Provinsi Kalbar sangat prihatin atas kejadian yang menimpa masyarakat kita (di wilayah Ambawang). Ini adalah cobaan dari yang Maha Kuasa agar kita bersabar dan ke depannya kita akan menjaga lingkungan kita dengan sebaik-baiknya," ucapnya.
Gubernur menyebutkan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan banjir antara lain karena parit-parit banyak yang sudah tersumbat sehingga harus segera dinormalisasi. Banjir yang melanda beberapa desa ini juga disebabkan pendangkalan/sedimentasi sungai sekitar, yang mengakibatkan meluapnya air. Norsan menegaskan pentingnya normalisasi sungai untuk mencegah banjir serupa di masa depan.
"Kita boleh membangun dan membuka kebun namun dengan catatan lingkungan harus kita jaga. Insya Allah setelah banjir selesai, kita minta dari Balai Jalan dan Balai Sungai supaya sesegera mungkin untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang rusak akibat banjir," terangnya.
Di tempat yang sama, Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan menyampaikan bahwa Pemprov Kalbar bergerak cepat dalam menangani dampak banjir.
"Kami berpikir keras bagaimana mengatasi banjir di Jalan Trans Kalimantan. Gubernur telah mengupayakan berkomunikasi dengan pemerintah pusat dan saya sendiri juga berkomunikasi dengan teman-teman di DPR yaitu Komisi V bagaimana nanti kami minta jalan ini harus ditinggikan. Kemudian Sungai Ambawang harus dinormalisasi. Jalan juga harus dibuat drainase/parit sampai ke Sungai Ambawang," tutupnya.
Dengan langkah tanggap dan penyaluran bantuan langsung ini, Pemprov Kalbar menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Upaya normalisasi sungai dan perbaikan infrastruktur yang rusak akan terus diupayakan sebagai langkah preventif untuk meminimalisir dampak banjir di masa mendatang, demi kesejahteraan masyarakat Kalbar.(mse/r)
Editor : A'an