Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemprov dan BPJN Percepat Perbaikan Jalan Nasional Jelang Mudik Lebaran untuk Kelancaran Arus Lalu Lintas

Idil Aqsa Akbary • Senin, 24 Maret 2025 | 11:37 WIB
Sekretaris Daerah Kal-Bar: Harrison
Sekretaris Daerah Kal-Bar: Harrison

PONTIANAK POST – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) mempercepat perbaikan Jalan Nasional Trans Kalimantan di Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran arus mudik lebaran 2025, terutama karena jalur ini sempat terendam banjir yang mengakibatkan sejumlah kerusakan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar, Harisson menegaskan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) untuk menangani jalur yang rusak. “Kami kerja sama dengan BPJN di Kalbar. Di sisi sungai bakal dilakukan normalisasi, sementara jalannya segera direhabilitasi,” ujarnya baru-baru ini.

Harisson menekankan bahwa proyek perbaikan harus berjalan cepat agar jalur ini bisa digunakan dengan aman oleh para pemudik. “Pokoknya, BPJN harus gercep. Jangan santai, jalur nasional yang dipakai buat mudik harus segera dibereskan,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kalbar, Anton Rawing juga menegaskan bahwa perbaikan jalan menjadi prioritas menjelang Lebaran. “Pemerintah mendorong percepatan perbaikan Jalan Trans Kalimantan yang terdampak banjir. Meski air sudah surut, banyak ruas jalan yang berlubang, dan berpotensi membahayakan pengendara,” ujarnya.

Untuk menangani masalah ini, tim gabungan dari BPJN dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) sudah turun langsung melakukan perbaikan di berbagai titik. Fokus utama pengerjaan adalah penambalan lubang, dan perataan permukaan jalan agar lebih aman dan nyaman bagi pemudik. “Diperkirakan pada H-5 sebelum lebaran, seluruh perbaikan akan selesai, sehingga tidak ada lagi lubang yang berisiko membahayakan pemudik yang melintas di jalur tersebut,” tambah Rawing.

Selain memperbaiki infrastruktur jalan, Rawing mengatakan Pemprov Kalbar juga mendirikan posko terpadu di berbagai titik strategis untuk mengawasi arus mudik, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Posko ini berfungsi sebagai pusat pengawasan, dan pelayanan bagi pemudik selama periode mudik lebaran.

“Posko terpadu akan ditempatkan di sejumlah lokasi utama, mulai dari perkotaan, terminal, pelabuhan, hingga bandara, guna memastikan arus mudik berjalan lancar dan aman,” ujarnya, Jumat (21/3). Untuk di perkotaan, posko utama akan beroperasi di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya untuk mengatur lalu lintas serta memberikan pelayanan bagi pemudik. Lalu posko angkutan udara di Bandara Supadio yang menjadi titik pengawasan utama guna memastikan kelancaran penerbangan serta pelayanan bagi penumpang.

Kemudian untuk transportasi laut di Pelabuhan Dwikora akan menjadi pusat pengawasan pemudik jalur laut, mengingat lonjakan penumpang diprediksi terjadi antara H-3 hingga H+5 lebaran. Lalu untuk jalur darat, Terminal ALBN Ambawang akan menjadi posko utama bagi kendaraan lintas kabupaten dan provinsi. “Di kabupaten/kota, posko juga akan ditempatkan di rest area serta terminal tipe B yang berada di bawah kewenangan provinsi untuk melayani pemudik yang melintas di berbagai daerah,” tambahnya.

Posko-posko tersebut lanjut dia, akan dijaga oleh personel gabungan dari Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Jasa Raharja, serta unsur TNI dan Polri, terutama di titik-titik perbatasan. “Dengan upaya percepatan perbaikan jalan dan pendirian posko terpadu ini, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 di Kalbar berjalan lancar, dan aman bagi seluruh pemudik,” pungkasnya.(bar)

Editor : A'an
#arus mudik #perbaikan jalan #pelabuhan dwikora #infrastruktur #Harrison #BPJN #dinas perhubungan