Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pembangunan SMAN 13 Pontianak Dilanjutkan

Idil Aqsa Akbary • Senin, 14 April 2025 | 11:00 WIB
Rita Hastarita, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat.
Rita Hastarita, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat.

PONTIANAK POST - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalbar akan melanjutkan pembangunan gedung SMA Negeri 13 Pontianak tahun ini.

Sekolah yang sebelumnya dikenal sebagai SMA Rahadi Osman itu ditargetkan memiliki 33 rombongan belajar (rombel) dengan gedung tiga lantai.

Kepala Disdikbud Kalbar, Rita Hastarita menyampaikan, pembangunan sekolah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjawab tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan negeri, khususnya di Kota Pontianak.

“SMA Negeri 13 ini mulai dibangun tahun lalu. Saat itu, pembangunan baru sampai pada tahap pondasi karena anggaran terbatas. Tahun ini, kita lanjutkan ke tahap finishing,” ujar Rita saat meninjau lokasi sekolah di Jalan Alianyang tersebut, belum lama ini.

Saat ini, SMA Negeri 13 Pontianak telah menerima enam rombel, masing-masing dengan jumlah 32 siswa. Total siswa yang diterima pada tahun pertama ini sebanyak 192 orang.

Rita berharap kehadiran SMA 13 dapat menjadi solusi atas keterbatasan daya tampung sekolah negeri di Pontianak, terlebih pada masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang kerap diwarnai persoalan zonasi.

“Tahun lalu kita juga membuka SMA Negeri 14. Keduanya diharapkan mampu memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Guru Informatika sekaligus Penanggung Jawab Aset SMA Negeri 13 Pontianak, Rangga Gusmiyadi mengatakan pembangunan lanjutan akan difokuskan pada gedung baru di bagian belakang sekolah. Rencananya, gedung itu akan dibangun tiga lantai, dan menampung 33 rombel.

“Tiang-tiang bangunan sudah berdiri. Harapannya, tahun ini bisa dilanjutkan pembangunannya agar bisa menampung lebih banyak siswa,” kata Rangga.

Ia menilai keberadaan SMA Negeri 13 Pontianak sangat strategis karena berada di tengah kota. Lokasi tersebut memudahkan masyarakat sekitar mengakses pendidikan negeri, terlebih dengan sistem zonasi yang berlaku saat ini.

“SMA 13 ini sangat membantu warga sekitar yang sebelumnya kesulitan masuk sekolah negeri karena zonasi. Masyarakat sangat antusias,” jelasnya.

Meski direncanakan akan memiliki 33 rombel, pihak sekolah tetap akan menerima enam rombel pada tahun ajaran baru ini sambil menunggu selesainya proses pembangunan.

“Kami berharap pembangunan berjalan lancar sesuai rencana, agar daya tampung bisa segera ditambah, dan lebih banyak siswa bisa diterima,” pungkasnya.(bar)

Editor : Hanif
#pembangunan gedung #rombel #pembangunan sekolah #Disdikbud #Rita Hastarita #pemprov kalbar #SMA