PONTIANAK POST - Direktur RSUD Pontianak Utara Nuzulisa Zulkifli mengakui, saat ini pihaknya kekurangan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK). Meski demikian, pihaknya terus melakukan upaya dalam peningkatan SDMK ini. Salah satunya kerja sama dengan lembaga diklat RSUD Soedarso sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas SDMK di RS Pontianak Utara.
“RSUD Pontianak Utara saat ini masih menghadapi tantangan terkait jumlah dan mutu SDMK yang belum optimal. Agar dapat memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif dalam menjawab kebutuhan masyarakat, beberapa strategi sudah kami lakukan dalam pemenuhan kekurangan SDMK,” kata Nuzulisa kepada Pontianak Post, Jumat (18/4).
Seperti penerimaan SDMK melalui jalur ASN baik itu PNS dan P3K. Kemudian penerimaan melalui jalur tenaga tamu maupun THL BLUD. Untuk ini, pihaknya menyesuaikan kembali ketercukupan anggarannya.
Paling terbaru, pihaknya belum lama ini melakukan kerjasama antara RSUD Pontianak Utara dan lembaga diklat RSUD Soedarso. Ini merupakan langkah strategis dalam upaya peningkatan kapasitas dan kualitas SDMK.
Upaya meningkatkan kualitas SDMK terus dilakukan sehingga peningkatan kompetensi dan kapasitas SDMK eksisting di RS melalui pendidikan, pelatihan, workshop maupun kursus keterampilan semakin baik.
Diharap melalui kerja sama ini, dipastikan seluruh tenaga kesehatan di RSUD Pontianak Utara mendapatkan skill yang terstandarisasi, berkesinambungan, dan sesuai dengan kebutuhan pelayanan.
“Kami percaya bahwa peningkatan kompetensi SDM adalah pondasi penting dalam memberikan pelayanan aman, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ungkapnya.
RSUD Soedarso sebagai rumah sakit rujukan tertinggi di Kalbar dengan pengalaman dan kapasitas lembaga diklat yang mumpuni dan sudah terakreditasi A oleh Kemenkes merupakan mitra ideal dalam membina dan mentransfer pengetahuan serta keterampilan kepada tenaga kesehatan di RS Pontianak Utara.
Dengan kolaborasi ini, diharap dapat mempercepat proses pengembangan SDMK secara sistematis, sehingga bisa sejalan dengan standar pelayanan rumah sakit dan kebijakan Kementerian Kesehatan.
Langkah ini adalah bagian dari misi jangka panjang untuk menjadikan RSUD Pontianak Utara sebagai rumah sakit yang tumbuh bersama SDM nya, kuat, berkualitas, dan terpercaya di mata masyarakat. (iza)
Editor : Miftahul Khair