PONTIANAK POST - Anggota Komisi III DPRD Kota Pontianak Emiliana mendorong agar sektor pariwisata Kota Pontianak memiliki perencanaan pengembangan wisata jangka panjang. Dengan adanya perencanaan tersebut, ke depan diapun optimis sektor tersebut mampu ikut menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi kota ini.
“Saya pikir, Pemkot Pontianak sudah mesti membuat perencanaan terkait pengembangan wisata jangka panjang di Pontianak. Maksud pengembangan wisata ini, sebagai dasar mengukur wisata mana saja yang berpotensi dikembangkan dalam jangka panjang. Dengan demikian, sektor pariwisata ini juga mampu menjadi penyumbang PAD bagi Kota Pontianak,” ujar Emiliana kepada Pontianak Post, Rabu (23/4).
Menurut Emiliana, dengan terbangunnya infrastruktur di kawasan potensi wisata saat ini, harusnya dinas terkait juga merespon dalam upaya memetakan sektor wisata mana saja yang jika dikembangkan dalam jangka panjang mampu menjadi magnet agar para wisatawan dari luar mau datang ke Kota Pontianak.
Dia memandang, Kota Pontianak memiliki dua kekuatan di sektor pariwisata. Yaitu Tugu Khatulistiwa dan Sungai Kapuas. Jika dua sektor ini dapat dikemas dengan baik, dia pun yakin ke depan akan semakin banyak wisatawan dari luar mau datang ke sini.
Dia berharap dinas terkait dapat membranding dua kekuatan dasar Kota Pontianak ini dengan berbagai inovasi. Kemudian Pemkot Pontianak bisa menyatukan dua kekuatan wisata ini di segala lini. Karena sektor wisata ini akan maju jika kesemuanya saling terkoneksi.
“Harus dikolaborasikan. Wisata dengan UMKM, wisata dengan transportasi, jasa makan minum, hingga hotel, mulai dari yang harga mahal, sampai harga yang murah. Lalu para guide yang paham tentang segala hal kota ini. Semuanya harus disasar dan dilibatkan,” ujarnya.
Kemudian agenda wisata yang mampu menarik wisatawan datang ke Pontianak juga mesti disusun. Mendirikan telur saat kulminasi menurutnya sudah bagus. Namun pertanyaan Emiliana, seberapa besar wisatawan dari luar datang untuk menyaksikan kulminasi.
Ini yang menurutnya mesti dikuatkan. Sebab wisata Kota Pontianak ini sudah memiliki jati diri. Sungai Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia, kemudian Pontianak memiliki Tugu Khatulistiwa. Sudah ada daya tariknya.
“Tinggal bagaimana kita kemas acara semenarik mungkin, karena sasarannya bukan lagi wisatawan lokal, namun targetnya orang dari luar Pontianak bisa datang ke sini,” dorong politisi PDI Perjuangan.(iza)
Editor : Hanif