Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

DPW LDII Kalbar Gelar Bedah Buku 'Nilai-Nilai Kebajikan dalam Jamaah LDII' di Pontianak

Idil Aqsa Akbary • Minggu, 27 April 2025 | 04:28 WIB
BUKA: Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto memberikan sambutan saat pembukaan bedah buku, Sabtu (26/4).
BUKA: Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto memberikan sambutan saat pembukaan bedah buku, Sabtu (26/4).

PONTIANAK POST – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar bedah buku bertajuk Nilai-Nilai Kebajikan dalam Jamaah LDII, Dari Amal Saleh Hingga Kemandirian: Menggali dan Mengkreasikan Hikmah Dalam Kehidupan di Aula Asrama Haji Kalbar, Kota Pontianak, Jalan Sutoyo, Sabtu (26/4).

Karya ini ditulis oleh Ust. Dr. Ahmad Ali, dosen Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta, dan dibahas oleh Prof. Dr. Hermansyah, MA, Aida Mochtar, S.Ag., M.Hum., serta dimoderatori Rosadi Jamani, S.Ag., M.Si. Bedah buku ini menjadi bagian dari upaya LDII membuka ruang dialog, dan memperkenalkan nilai-nilai yang tumbuh dalam komunitas mereka kepada publik luas, khususnya di Kalbar.

"Buku ini berangkat dari riset lapangan melalui observasi langsung di lingkungan jamaah LDII, baik di pesantren, masjid, maupun sekretariat. Selain itu juga melalui kajian pustaka terhadap dokumen dan literatur terkait," ungkap Ahmad Ali dalam pemaparannya. Menurut Ahmad, tujuan dari penulisan buku ini tidak sekadar mendokumentasikan praktik keagamaan, tetapi juga untuk menggali hikmah dan nilai kebajikan yang bisa dikembangkan dan dicontoh oleh masyarakat luas. Ia juga menyinggung pentingnya menambah wawasan.

Buku tersebut memuat beragam nilai seperti amal saleh, kebersihan dan kerapian, disiplin, solidaritas, musyawarah, penghormatan terhadap tamu, kerja sama, ukhuwah (persaudaraan), kepedulian sosial, hingga kemandirian. Semua nilai tersebut, menurut Ahmad, bukan hanya menjadi teori, melainkan telah menjadi praktik keseharian jamaah LDII. Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto, mengungkapkan bahwa momen kehadiran Ahmad Ali ke Kalbar dimanfaatkan untuk membedah karya akademik tersebut. "Beliau datang ke Kalbar dalam rangka riset, dan kami manfaatkan kesempatan itu. Sebagai akademisi, beliau tentu punya parameter tersendiri dalam menyusun dan menerbitkan karya. Kami sangat mengapresiasi," ujarnya.

Susanto menambahkan, tema yang diangkat juga sejalan dengan misi LDII untuk membentuk sumber daya manusia yang profesional religius. "Kita menerapkan 29 karakter yang mencakup dimensi agama, sosial, dan etika. Ini adalah bagian dari upaya dakwah kami yang murni, dengan semangat menebar kebaikan," katanya. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi ajang ta’aruf (saling mengenal) dengan masyarakat luas, termasuk ormas Islam, pimpinan lembaga dakwah kampus, dan tokoh masyarakat. Ia menyadari, LDII masih kerap menerima catatan kritis dari sejumlah kalangan. “Karena itu kami ingin membuka diri, menjawab pertanyaan-pertanyaan dan label yang selama ini dilekatkan kepada kami,” imbuh Susanto.

Sekretaris MUI Kalbar, Muhammad Sani, turut hadir dan memberikan tanggapan positif. Ia menyebut bedah buku ini sebagai langkah yang patut diapresiasi. "Bagus dan baik kegiatan ini dilakukan, karena memberikan wawasan dan pencerahan kepada umat bahwa LDII memiliki nilai-nilai lebih, walaupun tentu masih ada kekurangan," kata Sani. Menurutnya, hal terpenting adalah bagaimana setiap kekurangan tersebut diperbaiki dan disempurnakan. "Agar kita bisa bersama membangun dan membesarkan umat. MUI sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada LDII yang telah membuka ruang ini," tutupnya.(bar)

Editor : Hanif
#LDII #asrama haji #LDII Pontianak #pontianak #dpw #bedah buku