PONTIANAK POST – Kalimantan Barat mendapatkan 15 ekor sapi dari Bantuan Kemasyarakatan Presiden dalam rangka Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah tahun 2025. Bantuan tersebut akan disalurkan ke sejumlah masjid yang ditunjuk berdasarkan rekomendasi gubernur, dan bupati/wali kota se-Kalbar.
Sekretaris Daerah Kalbar, Harisson, mengatakan satu ekor sapi dialokasikan untuk masjid yang direkomendasikan Gubernur Kalbar, sedangkan 14 ekor lainnya disalurkan berdasarkan rekomendasi dari masing-masing bupati/wali kota.
“Sudah siap semua. Sapi ditujukan ke Melawi. Sapi diambil dari Kabupaten Sanggau. Berat 1,2 ton. Jenis Peranakan Ongole. Yang penyerahan oleh Gubernur itu sapi terbaik,” kata Harisson.
Sapi bantuan untuk tingkat provinsi diserahkan kepada Masjid Agung Kota Juang di Kabupaten Melawi. Sementara itu, pemerintah kabupaten/kota diminta mengusulkan sendiri nama dan alamat masjid penerima bantuan di wilayahnya masing-masing.
Pemprov Kalbar melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan telah melakukan inventarisasi sapi Banmas sesuai arahan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.
Kriteria sapi meliputi jenis seperti Peranakan Ongole (PO), Limousin, Simental, Brahman, Brangus, Aceh Pesisir, Bali, Madura, dan sapi lokal lainnya. Sapi harus jantan, tidak dikebiri, berusia di atas dua tahun, serta memiliki bobot minimal 800 kilogram.
Selain itu, sapi harus memenuhi syarat sebagai hewan kurban dan dinyatakan sehat melalui Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang dikeluarkan oleh dinas terkait.
“Kabupaten/kota memilih sendiri sapinya, kemudian diserahkan sendiri juga. Syaratnya berat minimal 800 kilogram dan sehat. Kabupaten/kota juga diminta melakukan negosiasi harga sendiri. Pembayaran nanti oleh Sekretariat Presiden,” jelas Harisson.(bar)
Editor : Hanif