Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pererat Hubungan Tiga Negara

Siti Sulbiyah Kurniasih • Minggu, 25 Mei 2025 | 08:50 WIB
BERKUNJUNG : Kunjungan Sarawak China Friendship Association ke Kalbar diterima oleh Asosiasi Persahabatan Kalimantan Tiongkok.
BERKUNJUNG : Kunjungan Sarawak China Friendship Association ke Kalbar diterima oleh Asosiasi Persahabatan Kalimantan Tiongkok.

PONTIANAK POST – Ketua Sarawak China Friendship Association (SCFA), Datuk Wee Kok Hui, melakukan kunjungan resmi ke Pontianak, dalam rangka mempererat hubungan persahabatan antarnegara serta mendorong kerja sama lintas sektor antara Malaysia-Indonesia, Tiongkok, dan Indonesia, Kamis (22/5). Kunjungan ini disambut oleh para pengurus Asosiasi Persahabatan Kalimantan Tiongkok serta sejumlah pemangku kepentingan lokal.

Datuk Wee menjelaskan bahwa misi utama kunjungan ini adalah membangun konektivitas antarmasyarakat dan memperkuat jaringan kerja sama di bidang pendidikan, budaya, serta ekonomi dan perdagangan. Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya eksplorasi peluang kerja sama dalam kerangka Inisiatif Sabuk dan Jalan atau Belt and Road Initiative (BRI).

“Kunjungan ini juga bertujuan untuk mengeksplorasi peluang antarwilayah dalam kerangka Inisiatif Sabuk dan Jalan (BRI), serta mendorong perdamaian regional dan pembangunan bersama,” ungkapnya.

BRI atau yang dikenal di Tiongkok sebagai One Belt One Road yang terkadang disebut sebagai Jalur Sutra Baru, adalah sebuah strategi pembangunan infrastruktur global yang diadopsi oleh pemerintah Tiongkok pada tahun 2013 untuk berinvestasi di lebih dari 150 negara dan organisasi internasional.

Ia menambahkan bahwa sejumlah peluang kerja sama dapat dijajaki bersama pihak-pihak terkait di Kalimantan Barat. Salah satunya adalah pelaksanaan program pertukaran budaya dan pendidikan di kalangan generasi muda sebagai bentuk investasi sosial jangka panjang.

“Kami mendorong kerja sama antarperguruan tinggi, program beasiswa, serta mendukung pelajar dari Indonesia untuk melanjutkan studi di Tiongkok dan Malaysia,” tambahnya.

Dari sisi ekonomi, pihaknya mendorong penyelenggaraan delegasi bisnis untuk berpartisipasi dalam forum investasi, mendorong kerja sama usaha kecil dalam bidang pertanian, logistik, energi hijau, serta bidang lainnya. Untuk itu, ia mengusulkan pembentukan Forum Persahabatan Rakyat Malaysia, Tiongkok, Indonesia, sebagai wadah dialog tetap antarnegara.

“Membangun platform komunikasi yang bersifat reguler, seperti bersama-sama membangun Forum Persahabatan Rakyat Malaysia, Tiongkok, dan Indonesia,” katanya. 

Saat ini, lanjut dia, asosiasi telah menjalin hubungan awal dengan beberapa organisasi persahabatan, perguruan tinggi, serta pejabat daerah di Kalimantan Barat. Hasilnya, telah tercapai kesepakatan awal untuk mengembangkan pertukaran budaya dan kerja sama pendidikan. 

Namun, tambah dia, kerja sama ini masih dalam tahap awal dan perlu ditingkatkan pada beberapa bagian seperti meningkatkan frekuensi kunjungan tingkat tinggi untuk memperkuat rasa saling percaya. Selain itu, juga perlu menyusun rencana kerja sama dan jadwal yang jelas agar proyek dapat terealisasi.

“Meningkatkan keterlibatan kalangan muda dalam dunia bisnis, agar kerja sama menjadi lebih dinamis dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Ketua Umum Asosiasi Persahabatan Kalimantan Tiongkok (Aspekati), Oktavia 

meyambut baik kunjungan dari SCFA. Hal ini menurutnya menjadi peluang bagi pelaku usaha. 

"Ini peluang untuk kami di Kalbar dalam pengembangan usaha tidak hanya di dalam negeri bahkan bisa sampai Malaysia dan China dengan bersinergi ke banyak pihak," ujar Oktavia yang juga ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kalbar.

Ia menjelaskan pada dasarnya tujuan Iwapi Kalbar, Aspekati dan SCFA sama yaitu membuka peluang kerjasama dalam banyak hal tidak hanya soal bisnis tapi juga misi sosial. 

"Iwapi Kalbar berharap kunjungan dari SCFA ini bisa di tindaklanjuti lebih lanjut dan dengan program kerjasama yang nyata dan bermakna," tuturnya. (sti)

Editor : Hanif
#Lintas Sektor #china #antarnegara #friendship #hubungan persahabatan #Sarawak #kunjungan resmi #pontianak