PONTIANAK POST - Ada yang menarik saat pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani, Kota Pontianak, Minggu (25/5). Komunitas Pontianak Stray Cat Care (POSCAR) menggelar sosialisasi Festival Kucing Kampung (FKK) ke-5 dengan cara yang tak biasa. Yakni dengan melibatkan seekor kura-kura jantan sebagai tim promosi.
Kura-kura bernama Torro itu tampak berjalan perlahan di antara warga, sambil membawa pengumuman Festival Kucing Kampung di atas cangkangnya. Aksi Torro ini langsung mencuri perhatian. Banyak warga yang penasaran, membaca informasi di punggungnya, hingga mengabadikan momen itu lewat foto bersama.
Ketua Panitia FKK 5, Emi Puterina menjelaskan bahwa festival tersebut merupakan agenda tahunan yang digagas POSCAR, bekerja sama dengan Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Pontianak. “Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami mengadakan pemeriksaan dan vaksin rabies gratis untuk hewan peliharaan warga, khususnya kucing kampung,” jelas Emi.
Menurutnya, Festival Kucing Kampung bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga sarana edukasi tentang pentingnya kepedulian terhadap kucing kampung. “Masih banyak kucing kampung yang nasibnya memprihatinkan. Mereka dibuang, jadi korban penganiayaan, tabrak lari, atau kelaparan. Padahal mereka berperan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, seperti mengendalikan populasi tikus,” ungkapnya.
FKK 5 sendiri akan dimeriahkan dengan berbagai lomba seperti cat show, cat fashion show, hingga kontes kucing terunik. Tujuannya, kata Emi, untuk menggugah masyarakat agar lebih peduli pada nasib kucing kampung, dan hewan peliharaan lainnya. “Festival ini juga jadi ajang berkumpulnya para cat lovers Pontianak, untuk merayakan kecintaan mereka terhadap hewan, dan menyebarkan kesadaran soal pentingnya vaksinasi,” pungkasnya.(bar)
Editor : Hanif