Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Wakil Ketua DPRD Pontianak Minta Evaluasi Pelaksanaan MTQ Kecamatan

Mirza Ahmad Muin • Senin, 26 Mei 2025 | 02:21 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa.
Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa.

PONTIANAK POST - Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak Bebby Nailufa minta pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kecamatan untuk dievaluasi. Sebab temuan di lapangan cukup banyak peserta MTQ yang ikut tidak hanya di satu kecamatan. “Kalau pandangan saya MTQ tingkat kecamatan inikan pesertanya qori dan qoriah perwakilan kecamatan tempat domisili tinggal. Namun dari informasi yang saya dapat, ternyata para peserta bisa ikut lagi ketika pelaksanaan MTQ ini dilakukan di kecamatan lain,” ungkap Bebby Nailufa kepada Pontianak Post, Sabtu (24/5). Dia mencontohkan ada peserta yang tak berhasil juara di salah satu kecamatan, kemudian ketika MTQ di kecamatan lain dibuka, peserta tersebut bisa daftar lagi ke sana

Jika seperti ini kata Bebby, untuk apa dilaksanakan MTQ mulai dari tingkat kecamatan. Sebab pesertanya bukan benar-benar dari kecamatan tempat mereka berdomisili. Terlebih dia melihat alokasi anggaran untuk pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan cukup besar. Kurang lebih Rp 2 ratus juta. Jika dikalikan per enam kecamatan artinya sudah memakan kurang lebih Rp 1,2 miliar.

Dengan adanya temuan ini, juga menjadi pertanyaan Bebby terkait upaya mencetak qori dan qoriah berprestasi di masing-masing kecamatan. Dia tidak ingin, pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan ini justru diikuti oleh peserta dari luar Kota Pontianak. Seperti kabupaten tetangga. Jika demikian yang terjadi sudah jelas merugikan. Sebab tujuan MTQ tingkat kecamatan untuk mencari qori qoriah terbaik mulai dari tingkat kecamatan.

Kalau demikian, sebaiknya seleksi MTQ tingkat kecamatan mending ditiadakan. Alokasi uangnya malah bisa dibuat untuk pembinaan sekaligus memantapkan mental dan mengasah skil qori dan qoriah ketika masuk pemusatan latihan.  Kemudian untuk pelaksanaan MTQ nya kata Bebby bisa dilakukan langsung di tingkat Kota Pontianak. Menurutnya akan lebih efektif yang seperti ini. Sehingga LPTQ bisa fokus dengan pemusatan latihan para qori dan qoriah kontingen MTQ Kota Pontianak dalam menyiapkan MTQ tingkat Provinsi Kalbar.

Dengan demikian target MTQ Kota Pontianak meraih juara umum bisa terwujud. Sebab pemusatan latihannya bisa lebih lama. Di pemusatan latihan inilah mereka dilatih. Tidak hanya skil, hafalan Al Quran, tetapi mencakup semuanya. Termasuk mental, karena atmosfer lomba di tingkat kecamatan, kota akan berbeda dengan tingkat Provinsi. “Semua perlu latihan. Makanya saya menyarankan agar fokus pada pemusatan latihan para perwakilan kontingen MTQ Kota Pontianak harus lebih lama. Kalau pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan saat ini, saya pikir mesti ada evaluasi,” tegasnya.(iza)

Editor : Hanif
#pelaksanaan mtq #Wakil Ketua DPRD #Evaluasi #tingkat kecamatan #dprd pontianak #Bebby Nailufa