PONTIANAK POST – Dua jurnalis asal Kalimantan Barat berhasil lolos dalam program bergengsi BRI Fellowship Journalism 2025. Mereka adalah Dedi dari Kantor Berita Antara Kalbar dan Taufik dari LPP RRI Sintang.
Berdasarkan data penerima beasiswa sejak tahun 2022, partisipasi jurnalis dari Kalbar menunjukkan tren yang meningkat. Pada tahun 2022, hanya satu jurnalis asal Kalbar yang lolos, Rendra Oxtora dari Kantor Berita Antara Kalbar.
Angka ini naik menjadi dua orang pada 2023 yakni Aristono Edi Kiswantoro dan Syahriani Fahriawati Siregar. Lalu satu jurnalis pada 2024 yakni Novantar Ramses Negara, dan kembali mencapai dua orang pada 2025.
Program BRI Fellowship Journalism sendiri merupakan beasiswa pengembangan kompetensi jurnalis yang digagas oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI). BRI Fellowship Journalism merupakan program untuk menjaring talenta-talenta jurnalis unggul.
Program ini memberi kesempatan bagi jurnalis terpilih untuk mendapatkan beasiswa S2. Hal ini merupakan bagian dari social value BRI untuk membantu para Jurnalis meraih pendidikan yang lebih tinggi, seraya meningkatkan kualitas jurnalisme di Indonesia.
BRI Fellowship Journalism adalah program komprehensif yang melibatkan jurnalis dengan berbagai tahapan kegiatan seperti training, pembelajaran singkat tentang dunia jasa keuangan dan selanjutnya berkesempatan mendapatkan beasiswa dari BRI Peduli untuk melanjutkan studi di jenjang Starta 2 (S2).
Program ini telah dilaksanakan 5 kali, dan BRI Fellowship Journalism 2025 merupakan pelaksanaan yang ke-6. Melalui program ini BRI bekerja sama dengan Dewan Pers. Beasiswa S2 dari BRI ini ditujukan untuk jurnalis yang masih aktif di media yang sudah diverifikasi Dewan Pers dan memiliki Sertifikat Kompetensi sebagai Wartawan Muda. (mse)
Editor : Miftahul Khair