Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

BPBD Kalbar Perkuat Strategi Cegah Karhutla

Idil Aqsa Akbary • Jumat, 30 Mei 2025 | 01:25 WIB
LATIHAN: BPBD Kota Singkawang menggelar pelatihan simulasi kebakaran (fire training simulation).
LATIHAN: BPBD Kota Singkawang menggelar pelatihan simulasi kebakaran (fire training simulation).

PONTIANAK POST – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalbar mengambil langkah serius untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi terjadi secara masif.

Ketua Satuan Tugas Bencana BPBD Kalbar, Daniel menyampaikan, sejumlah kegiatan yang telah, dan akan dilakukan sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi musim kering tahun ini.

Salah satu langkah awal yang telah dilakukan BPBD Kalbar adalah menetapkan status siaga darurat penanganan bencana asap akibat karhutla di beberapa kabupaten/kota. Sejauh ini wilayah yang sudah menetapkan antara lain, Kabupaten Kubu Raya, Kayong Utara, dan Sambas. Penetapan status itu menjadi dasar untuk percepatan koordinasi, dan penanganan di daerah-daerah rawan.

Untuk mengoptimalkan penanganan di lapangan, BPBD Kalbar juga telah membentuk Komando Satuan Tugas Penanganan Bencana Asap akibat Karhutla. Pembentukan satgas ini bertujuan untuk mengkoordinasikan seluruh upaya pencegahan, dan penanggulangan karhutla secara lebih terpadu lintas sektor.

Salah satu upaya yang terus digencarkan adalah patroli pencegahan. Petugas BPBD diturunkan ke lapangan untuk memantau langsung daerah-daerah yang rawan kebakaran. Selain itu, BPBD juga menjalin kerja sama erat dengan berbagai instansi seperti TNI, Polri, dan BMKG dalam meningkatkan kesiapsiagaan. 

“Salah satu bentuk kerja sama strategis yang dilakukan adalah pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) bersama BNPB, dan BMKG untuk meningkatkan potensi hujan di wilayah rawan karhutla,” ungkapnya. 

Tidak hanya itu, BPBD Kalbar juga mendorong instansi terkait agar melakukan pengawasan, dan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan secara ilegal. “Upaya itu menjadi penting untuk memberikan efek jera, dan mencegah kejadian serupa terulang,” katanya. 

Khusus wilayah Kabupaten Kubu Raya, Kepala BPBD Kalbar memberikan perhatian serius terhadap kawasan yang berdekatan dengan bandara. Menurut Daniel, kawasan ini menjadi prioritas karena karhutla dapat menimbulkan asap tebal yang membahayakan keselamatan penerbangan.

“Asap yang ditimbulkan bisa mengganggu jarak pandang, navigasi, dan komunikasi penerbangan, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan,” ucapnya. 

Selain itu, dampak ekonomi juga menjadi pertimbangan. Karhutla yang mengganggu operasional bandara bisa menyebabkan pembatasan penerbangan atau bahkan penutupan, yang tentu berdampak pada aktivitas ekonomi lokal dan nasional. 

“Tidak kalah penting, asap karhutla juga berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat, termasuk penumpang dan awak pesawat. Oleh karena itu, penanganan karhutla di kawasan sekitar bandara menjadi salah satu prioritas utama BPBD Kalbar,” paparnya. 

Secara umum, BPBD Kalbar telah merancang sejumlah strategi untuk mencegah meluasnya karhutla. Strategi tersebut meliputi pemantauan dan deteksi dini terhadap potensi karhutla melalui sistem monitoring hotspot, dan patroli lapangan, kerja sama dengan instansi lain seperti TNI, Polri, dan BMKG untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan penanganan.

“Juga pembentukan tim pemadam kebakaran yang terdiri dari personel terlatih, dan dilengkapi peralatan yang memadai, serta sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya karhutla, dan cara pencegahannya,” terangnya. 

Di samping itu, BPBD juga mengedepankan penanganan cepat terhadap karhutla yang terjadi, termasuk pemadaman, dan evakuasi bila diperlukan. Koordinasi dengan pemerintah daerah (kabupaten/kota) pun dilakukan secara intensif untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons di tingkat lokal. 

“Dengan berbagai strategi tersebut, BPBD Kalbar berharap dapat menekan potensi karhutla, dan meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat serta lingkungan,” ujarnya.(bar)

Editor : Hanif
#cegah karhutla #perkuat strategi #BPBD KALBAR