PONTIANAK POST – Tercatat sebanyak 85 hewan kurban sudah diamanahkan oleh masyarakat melalui Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kalbar pada Iduladha 1446 H. Jumlah tersebut terdiri atas 48 ekor sapi dan 37 ekor kambing. Nilai keseluruhan hewan kurban yang terkumpul mencapai lebih dari Rp1 miliar.
Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalbar, Nilwani Hamid, menyebutkan angka ini berpotensi bertambah hingga batas akhir penyerahan hewan kurban pada Senin (9/6/2025).
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, distribusi hewan kurban tahun ini melibatkan jaringan Muhammadiyah dari tingkat wilayah hingga ranting, termasuk amal usaha Muhammadiyah yang tersebar di berbagai kabupaten/kota.
“Kami telah menyiapkan titik-titik penyembelihan agar distribusi hewan kurban lebih merata,” jelas Nilwani saat ditemui di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Kalbar.
Selain menerima hewan kurban secara langsung, Muhammadiyah juga membuka peluang bagi masyarakat untuk menitipkan dana yang akan dikonversikan menjadi hewan kurban. Transparansi dalam pelaporan distribusi menjadi komitmen Lazismu, termasuk melalui laporan narasi dan dokumentasi foto.
Sejumlah lembaga pemerintah juga menunjukkan kepercayaan kepada Muhammadiyah dalam penyaluran hewan kurban, di antaranya Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalbar dan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Kalbar.
Kepala BPMP Kalbar Iwan Kurniawan bersama Kepala BGTK Kalbar Wasimin secara simbolis menyerahkan sumbangan kurban senilai Rp 30 juta kepada Muhammadiyah Kalbar.
“Kerja sama ini menjadi bagian dari semangat kami dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Iwan Kurniawan.
Hal senada disampaikan Wasimin yang mengungkapkan bahwa amanah dari Mendikdasmen Abdul Mu'ti untuk penyaluran kurban ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap penyaluran ini tepat sasaran dan membawa manfaat bagi umat,” kata Wasimin.
Nilwani Hamid mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Muhammadiyah dan menegaskan komitmen untuk mengelola amanah dengan penuh tanggung jawab.
“Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mendukung kesejahteraan umat Islam di Kalimantan Barat,” pungkasnya. (mse)
Editor : Hanif