Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemprov Kalbar Luncurkan Energi Muda dan Wisata Bersih, Libatkan Pemuda dalam Pembangunan Daerah

Idil Aqsa Akbary • Kamis, 12 Juni 2025 | 10:45 WIB
Windy Prihastari
Windy Prihastari

PONTIANAK POST - Pemprov Kalbar meluncurkan dua program unggulan, yakni Energi Muda Kalbar dan Gerakan Wisata Bersih di Kawasan Ekowisata Mangrove Park, Kabupaten Mempawah, Selasa (10/6). 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari akselerasi pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kalbar 2025–2030, dengan fokus pada pemberdayaan pemuda, dan pengembangan sektor pariwisata.

Peluncuran program tersebut dihadiri Kepala Disporapar Kalbar, Windy Prihastari, mewakili Gubernur Kalbar. Turut hadir pula Wakil Bupati Mempawah, Sekda Mempawah, Kepala Kesbangpol Kalbar, Asisten I Sekda Kalbar, serta sejumlah pemuda, pegiat lingkungan, dan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, dilakukan penanaman ratusan bibit mangrove sebagai simbol pelestarian lingkungan. Windy juga mengajak para pemuda setempat untuk bersama-sama membersihkan area wisata mangrove sebagai bagian dari kampanye Gerakan Wisata Bersih, yang merupakan salah satu program Quick Win Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI.

Selain aksi bersih-bersih, turut diperkenalkan teknologi Econip, yakni wadah bibit mangrove berbahan daun nipah yang ramah lingkungan, dan menggantikan penggunaan kantong plastik atau polybag. Wadah itu mudah terurai, dan lebih praktis saat penanaman.

Windy juga mengadakan dialog bersama pemuda, dan memberikan edukasi tentang pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pembangunan daerah. Ia menjelaskan bahwa Energi Muda Kalbar merupakan singkatan dari Generasi Muda Kalbar Berdaya Saing Unggul, dan Kompetitif. “Program ini bertujuan mencetak generasi muda yang tangguh, kreatif, dan adaptif terhadap tantangan global,” ujar Windy.

Program Energi Muda Kalbar memiliki lima fokus utama, yakni pengembangan wirausaha muda lokal, penguatan literasi digital dan teknologi, serta peningkatan partisipasi sosial dan kepedulian lingkungan. Kemudian kesadaran perubahan iklim, serta sengembangan kepemimpinan pemuda.

Sebelumnya, program serupa juga telah diluncurkan di Kabupaten Sanggau, dan pencanangan GWB di Kubu Raya. “Ini merupakan langkah strategis untuk mendukung prioritas RPJMD Kalbar 2025–2030, yang secara khusus menekankan pengembangan potensi pemuda, dan pariwisata,” tambahnya. 

Windy menekankan pentingnya kepedulian pemuda terhadap isu lingkungan hidup, termasuk pelestarian mangrove, dan kebersihan destinasi wisata. Menurutnya, isu lingkungan bukan hanya isu lokal, tetapi juga nasional bahkan global. “Kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut di Mempawah maupun di kabupaten/kota lainnya. Ini adalah bagian dari pengembangan pemuda sebagai penggerak pembangunan daerah,” ujarnya.

Usai kegiatan di Mangrove Park, rombongan Disporapar Kalbar melanjutkan kunjungan ke Destinasi Kuliner Pondok Pengkang Peniti. Di tempat itu, Windy turut mempromosikan kuliner lokal khas Mempawah, yaitu pengkang, yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB).

“Pengkang adalah ketan isi udang yang dibungkus daun pisang lalu dibakar. Cita rasanya gurih, dan biasanya disantap dengan sambal kerang kepah bercita rasa pedas manis,” pungkasnya.(bar)

Editor : Hanif
#mempawah #Wisata bersih #Windy prihastari #pariwisata berkelanjutan #pemprov kalbar #Pemuda #energi muda