PONTIANAK POST - Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meminta PT Jamkrida Kalbar memaksimalkan kinerja. Ini dilakukan agar perusahaan daerah tersebut terus bertumbuh hingga dapat meningkatkan perekonomian.
"Harus kerja maksimal, karena ini bisnis jasa. Maka kita harus giat menjual jasa kepada masyarakat dalam hal penjaminan," kata Norsan usai mengikuti sosialisasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di Jakarta, Selasa (17/6).
Sosialisasi itu membahas POJK Nomor 10 Tahun 2025 tentang Perubahan atas POJK 1/2017 tentang Perizinan Usaha dan Kelembagaan Lembaga Penjamin dan POJK Nomor 11 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Usaha Lembaga Penjamin.
Norsan menilai, sosialisasi yang dihadiri para kepala daerah itu menjadi landasan bagi Jamkrida, dalam meningkatkan perannya. Sebagai lembaga jasa penjaminan kredit bagi Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKM) serta sektor ekonomi strategis lainnya di Kalbar.
"Mudah-mudahan dengan adanya aturan baru ini, menjadikan Jamkrida semakin baik ke depan," ujar Norsan.
Norsan juga mengingatkan agar Jamkrida Kalbar dapat konsisten dalam meningkatkan kegiatan ekonomi daerah. Termasuk pula pendapatan asli daerah (PAD) serta mendukung pertumbuhan pembiayaan serta iklim usaha yang kondusif.
"Jamkrida ini sahamnya dari kepala daerah. Kita harus bekerja keras untuk pemasaran penjaminan tersebut," jelas Norsan.
Menurutnya, pertumbuhan Jamkrida Kalbar saat ini masih dalam kategori cukup baik. Kendati demikian, dia mendorong jajaran direksi agar bekerja kreatif guna meningkatkan pendampingan dan penjaminan bagi UMKM. (mse/r)
Editor : Hanif