PONTIANAK POST - Direktur RSUD Pontianak Utara, Nuzulisa Zulkifli mengatakan, pelayanan rawat inap bed occupancy rate (BOR) saat ini bisa mencapai 50 sampai 60 persen dalam satu hari. Dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik, pihaknya juga menempatkan empat dokter spesialis.
“Kami (RS Pontianak Utara) terus melakukan peningkatan dalam melayani pasien. Untuk sekarang, persoalannya kami memang dengan kuantitas SDM. Secara jumlah kami masih kurang, baik itu tenaga dokter dan perawat. Meski demikian, kami upayakan untuk melakukan percepatan dalam melayani pasien yang masuk ke sini,” ujarnya kepada Pontianak Post, Jumat (11/7).
Inovasi juga dilakukan. Salah satunya Ponti Manis, dimana pelayanan ini dalam upaya melayani pasien yang terkena diabetes. Di layanan ini diprioritaskan para lansia.
“Diharapkan adanya inovasi ini kinerja SDM yang terbatas bisa teratasi. Sebab dalam pelayanan mulai dari pemeriksaan dan perawatan tidak banyak tangan. Cukup satu dokter dan satu perawat sudah bisa dituntaskan,” katanya.
Dia melanjutkan, rumah sakit ini masih tipe D. Jika melihat keberadaan dokter spesialisnya sudah masuk dalam syarat rumah saki tipe D. Yaitu dua dokter spesialis. Malahan pihaknya menambah empat dokter spesialis, meskipun dokter spesialis itu masih bersifat dokter tamu.
Karena mereka bukan dokter ASN atau PPPK di RS Pontianak Utara, sehingga untuk mendapatkan pelayanannya para pasien mesti menyesuaikan waktu dari dokter spesialis ini. Biasanya, sesudah melakukan kewajiban praktek di tempat tugasnya, barulah dokter spesialis itu melayani di RS Pontianak Utara.
Jika melihat jumlah dari pasien rawat inap di sini, angkanya sudah mencapai 60 an persen dari jumlah tempat tidur. Jika ke depan akan dilakukan penambahan jumlah pelayanan rawat inap, RS Pontianak Utara mesti menyiapkan SDM terlebih dulu. Utamanya dokter dan tenaga perawat.
Jika tenaga dokter dan perawat sudah semakin banyak, ke depan pelayanan di RS Pontianak Utara juga akan semakin luas dalam memberikan pelayanan kesehatan khususnya bagi masyarakat di Pontianak Utara. Dengan demikian, ketika masyarakat mau berobat tidak perlu lagi ke seberang, sebab semua layanan kesehatan bisa di dapatkan di RS Pontianak Utara. (iza)
Editor : Miftahul Khair