Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kalbar–Sarawak Perkuat Koneksi Dagang, Penerbangan Langsung Dibuka September

Novantar Ramses Negara • Kamis, 31 Juli 2025 | 11:09 WIB
KUNJUNGAN: Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menerima Deputy Premier Sarawak, Datuk Amar Awang Tengah beserta rombongan di Pendopo Gubernur Kalbar, Selasa (29/7).
KUNJUNGAN: Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menerima Deputy Premier Sarawak, Datuk Amar Awang Tengah beserta rombongan di Pendopo Gubernur Kalbar, Selasa (29/7).

PONTIANAK POST – Hubungan strategis antara Kalimantan Barat dan Sarawak, Malaysia, semakin diperkuat. Hal ini ditandai dengan kunjungan Deputy Premier of Sarawak, Datuk Amar Haji Awang Tengah, yang memimpin rombongan audiensi ke Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Selasa (29/7), dan disambut langsung oleh Gubernur Kalbar, Ria Norsan. “Kunjungan ini bertujuan mempererat kerja sama di bidang perdagangan, persaudaraan, dan konektivitas antara Kalbar dan Sarawak, khususnya Kuching,” ujar Norsan.

Ia menjelaskan, Kalimantan Barat memiliki posisi strategis dengan dukungan infrastruktur konektivitas regional dan internasional yang kuat. Di antaranya, Pelabuhan Internasional Kijing yang menjadi deep sea port terbesar di Kalimantan, Bandara Supadio, Bandara Singkawang, serta Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Aruk, Entikong, dan Badau yang dilengkapi Terminal Barang Internasional (TBI) secara bertahap.

Selain itu, Kalbar tengah mengembangkan kawasan industri berbasis sumber daya lokal seperti Kawasan Industri Ketapang (pengolahan alumina), Kawasan Industri Landak (kelapa sawit dan karet), serta pembangunan smelter alumina di Mempawah oleh PT Borneo Alumindo Indonesia.

“Komoditas ekspor kita ke Malaysia antara lain produk perikanan, buah-buahan, dan CPO. Sementara dari pihak Malaysia, listrik menjadi komoditas penting yang dipasok ke wilayah perbatasan seperti Badau, Sambas, dan Bengkayang,” terang Norsan.

Gubernur juga menyoroti pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat yang menunjukkan tren positif dalam dua tahun terakhir. Pada 2024, ekonomi Kalbar tumbuh 4,90 persen dibanding tahun sebelumnya. Sektor industri menjadi penyumbang investasi terbesar dengan nilai Rp7,91 triliun atau 32,06% dari total investasi. Investasi asing (PMA) tertinggi berasal dari Singapura, disusul Malaysia yang menyumbang 9,03% atau USD 55.616,95.

Deputy Premier Sarawak, Datuk Amar Awang Tengah, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diterimanya. Ia menilai hubungan ini harus ditingkatkan bukan hanya di tingkat pemerintahan, tetapi juga masyarakat.

“Kami sangat terharu atas sambutan mesra yang kami terima. Ke depan, kami ingin meningkatkan kerja sama dalam perdagangan, konektivitas, dan pariwisata. Pada September nanti, penerbangan langsung Kuching-Pontianak akan dibuka,” ungkapnya. Menurutnya, kedua wilayah memiliki potensi besar yang dapat dimanfaatkan bersama, terutama dalam pengembangan pariwisata dan pembangunan kawasan perbatasan. (mse)

Editor : Hanif
#ria norsan #Perkuat Kerja Sama #Ekonomi #kalbar #kerja sama dagang #Sarawak #penerbangan langsung #TBI #kuching