Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Norsan Tegaskan Pecat ASN Terlibat Narkoba dan Asusila, Tak Ada Toleransi

Novantar Ramses Negara • Jumat, 1 Agustus 2025 | 10:41 WIB
UCAPAN SELAMAT: Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memberikan ucapan selamat kepada Aparatur Sipil Negara ASN saat kegatan pelantikan ASN dalam jabatan fungsional
UCAPAN SELAMAT: Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memberikan ucapan selamat kepada Aparatur Sipil Negara ASN saat kegatan pelantikan ASN dalam jabatan fungsional

PONTIANAK POST – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan tak akan memberi ruang sedikit pun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat narkoba dan perbuatan asusila. Ia menyatakan pelanggaran berat semacam itu harus ditindak tegas hingga pemecatan tanpa kompromi.

“Saya tidak akan berikan toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba maupun tindakan asusila. Keduanya mencoreng nama baik pemerintahan dan harus disanksi berat,” tegas Norsan, saat melantik 50 ASN dalam jabatan fungsional dan mengambil sumpah/janji 33 ASN lainnya di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Senin (28/7).

Dalam sambutannya, Gubernur Norsan mengucapkan selamat kepada para ASN yang baru dilantik, sembari mengingatkan pentingnya integritas, profesionalisme, dan dedikasi dalam menjalankan tugas. “Selamat kepada 50 ASN yang dilantik dan 33 ASN yang diambil sumpahnya. Semoga kalian bekerja dengan baik, menjaga etika, dan membawa marwah ASN yang sesungguhnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa seluruh proses pengangkatan jabatan dilakukan berdasarkan prinsip meritokrasi, sebagaimana diatur dalam PP Nomor 11 Tahun 2017 yang diperbarui menjadi PP Nomor 17 Tahun 2020. Di dalamnya, kualifikasi, kompetensi, dan kinerja menjadi syarat utama, disertai moralitas dan integritas sebagai penentu akhir.

“Boleh saja orang cekatan dan pintar, tapi kalau moral dan integritasnya lemah, tidak layak dipromosikan. ASN harus menjunjung akuntabilitas, pelayanan publik, dan nilai-nilai kolaborasi. Slogan kita: Bangga Melayani Bangsa,” tegasnya.

Norsan juga menekankan pentingnya semangat kerja ikhlas. Menurutnya, kerja keras dan kerja cerdas tidak cukup tanpa keikhlasan, yang merupakan bagian dari pengabdian sejati. “Sering kali kita mengeluh saat kerja keras tidak dibarengi imbalan. Padahal, kerja ikhlas itu justru amal yang akan dibalas kelak. Niatkan semua sebagai ibadah,” pesannya.

Ia juga mengajak seluruh ASN untuk terus mengembangkan kapasitas diri melalui pendidikan dan pembelajaran berkelanjutan. “Yang baru lulus SMA, lanjutkan ke sarjana. Yang sudah sarjana, lanjut ke magister bahkan doktoral jika mampu. Ilmu itu bekal hidup yang tak akan habis,” imbaunya.

Menutup sambutannya, Gubernur mengungkapkan kasus nyata pelanggaran moral oleh seorang ASN di Dinas Sosial Kalbar. Ia memerintahkan Kepala BKD untuk segera memproses pemecatan tanpa hormat. “Seperti kasus ASN Dinsos yang melakukan pelecehan terhadap anak didik, saya minta Kepala BKD segera proses pemberhentian tidak hormat. Tidak perlu ditunda. Bukti sudah jelas, dan kita tidak bisa kompromi,” tutup Norsan. (mse)

Editor : Hanif
#ria norsan #pecat #marwah #pelanggaran #gubernur kalbar #asn #etika #moral #narkoba #Asusila #Ancam Pecat ASN