Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Buka Peluang Kerja bagi Kaum Rentan, Kitabisa dan Kibarnesia Kolaborasi lewat Beasiswa Teach4Hope

Aristono Edi Kiswantoro • Jumat, 1 Agustus 2025 | 14:27 WIB

 

Kitabisa dan Kibernesia berkolaborasi dalam program teach4hope untuk membuka peluang kerja bagi kaum muda dari kelompok rentan.
Kitabisa dan Kibernesia berkolaborasi dalam program teach4hope untuk membuka peluang kerja bagi kaum muda dari kelompok rentan.

PONTIANAK POST - Komitmen untuk mewujudkan masa depan yang inklusif dan berkeadilan terus digaungkan.

Melalui kolaborasi strategis antara platform donasi sosial Kitabisa dan lembaga pemberdayaan Kibarnesia, program teach4hope hadir sebagai terobosan pendidikan vokasi bagi kelompok rentan di Indonesia.

“Program ini memberikan kesempatan belajar, magang, hingga siap kerja bagi mereka yang tidak memiliki hak istimewa, mulai dari anak fakir, yatim piatu, dhuafa, penyandang disabilitas, dan kelompok marginal lainnya,” ujar Asep Ismail, Senior Manager New Business Kitabisa dalam agenda Meet Up yang digelar di Pontianak, Rabu (30/7).

Teach4hope dirancang sebagai jembatan antara kelompok termarjinalkan dan dunia kerja.

Peserta program memperoleh beasiswa pelatihan keterampilan kerja dengan kurikulum terpadu, mulai dari pelatihan teknis, pendampingan soft skill, hingga penempatan magang. Untuk tahap siap kerja, program ini berkolaborasi langsung dengan industri.

“Lebih dari seribu alumni sudah ikut serta, dan 47 persen di antaranya kini telah bekerja di sektor formal,” lanjut Asep.

Untuk periode keempat, program teach4hope menghadirkan kelas pelatihan sales di Kota Pontianak. Sebanyak 15 peserta terpilih akan mengikuti pelatihan intensif yang dimulai sejak 31 Juli 2025, setelah proses pembukaan pada 11 Juli lalu.

Founder Kibarnesia, Alwa Rerizia, menekankan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar program pelatihan, tapi juga upaya membangun harapan yang konkret.

“Dengan treatment khusus dan peserta yang memang punya semangat dan harapan hidup lebih baik, hasil program ini bisa maksimal,” katanya.

Alwa menambahkan, bahwa teach4hope selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan (SDGs), terutama dalam misi menghapus kemiskinan dan meningkatkan akses terhadap pekerjaan yang layak dan produktif.

Program ini bukan hanya berdampak pada peserta, tetapi juga pada ekosistem sosial dan industri.

Dengan jejaring perusahaan mitra dan model impact-based learning, teach4hope menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara sektor sosial dan swasta bisa menghadirkan transformasi nyata di lapangan.

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#beasiswa #kitabisa #peluang kerja #kibarnesia