Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Petani Tanduraya Siantan Hilir Ubah Lahan Gambut Jadi Lumbung Sayur Organik

Aristono Edi Kiswantoro • Selasa, 5 Agustus 2025 | 13:08 WIB

Petani binaan Program CSR Tanduraya AFT Supadio memanen hasil kebun sayur organik di Kampung Gambut Siantan Hilir, Pontianak, Senin (4/8/2025).
Petani binaan Program CSR Tanduraya AFT Supadio memanen hasil kebun sayur organik di Kampung Gambut Siantan Hilir, Pontianak, Senin (4/8/2025).

PONTIANAK POST - Lahan gambut yang selama ini dianggap sulit diolah kini menunjukkan potensi luar biasa berkat inovasi pertanian organik.

Sebanyak 25 petani binaan Program CSR Tanduraya Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Supadio melakukan studi banding ke Kampung Gambut Siantan Hilir, Senin (4/8), untuk mempelajari praktik agrowisata dan pertanian berkelanjutan di tanah gambut.

Kunjungan ini bagian dari upaya memperluas pemahaman tentang pengelolaan lahan gambut tanpa pembakaran dan tanpa ketergantungan pupuk kimia.

Ketua BUMRW 33, Irwan, memaparkan bahwa dulunya warga sepenuhnya mengandalkan pupuk kimia. Namun, lewat pelatihan yang difasilitasi Pertamina Integrated Terminal Pontianak, mereka kini telah memangkas penggunaan pupuk kimia hingga 80%.

Baca Juga: Petani Teluk Bayur Dapat Pelatihan Pertanian Gambut Berkelanjutan dari Tim ITB

"Pelatihan pembuatan POC, Eco Enzyme, dan kompos sangat membantu. Sayur kami sekarang lebih sehat dan lebih mahal di pasaran," ungkap Irwan.

Keberhasilan transformasi ini menarik perhatian Saban, Ketua Tanduraya, yang tengah mengembangkan pertanian buah di lahan gambut wilayahnya.

“Kampung Gambut ini membuka mata kami. Kami yakin bisa meniru dan mengembangkan sistem pertanian organik yang serupa di daerah kami,” kata Saban penuh optimisme.

Kegiatan benchmarking ini juga mendapat dukungan dari Edi Mangun, Area Manager Comm, Rel & CSR Kalimantan, yang menekankan pentingnya keberlanjutan. Ia berharap kunjungan ini bisa menjadi inspirasi bagi petani binaan Tanduraya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pertanian hijau.

Dukungan ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), terutama poin 2 (Tanpa Kelaparan) dan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). (ars)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#petani #gambut #sayur organik #Pertamina #pontianak #siantan