Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Regenerasi Kepemimpinan, PKS Kalbar Siap Maju dengan Target 50 Kursi di Pemilu Mendatang

Deny Hamdani • Minggu, 24 Agustus 2025 | 13:54 WIB

 

Acara Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-6 yang digelar secara serentak di 38 provinsi se-Indonesia juga ikut digelar PKS Kalbar di Hotel Orchadz, Pontianak, Minggu(24/8).
Acara Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-6 yang digelar secara serentak di 38 provinsi se-Indonesia juga ikut digelar PKS Kalbar di Hotel Orchadz, Pontianak, Minggu(24/8).

PONTIANAK POST — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Kalimantan Barat resmi memulai babak baru dalam perjalanannya dengan pelantikan jajaran pengurus baru di tingkat wilayah. Acara Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-6 yang digelar secara serentak di 38 provinsi se-Indonesia ini menandai dimulainya proses regenerasi kepemimpinan partai, sekaligus menegaskan komitmen PKS Kalbar untuk tampil lebih kuat di kancah politik nasional.

Sabirin, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Kalimantan Barat, menyampaikan bahwa pelantikan kali ini mencakup seluruh struktur kepemimpinan partai, mulai dari anggota Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD), Dewan Syariah Wilayah (DSW), pengurus DPW, hingga Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW). Acara juga diwarnai dengan pisah sambut antara pengurus lama dan baru, sebagai bagian dari transisi kepemimpinan yang sehat.

“Ini adalah momentum penting bagi kami. Regenerasi bukan sekadar pergantian wajah, tapi bagian dari amanah AD/ART PKS untuk memastikan kader-kader muda siap mengemban tanggung jawab,” ujar Sabirin kepada sejumalh wartawan.

Dalam kesempatan tersebut, Sabirin juga menegaskan kembali jati diri PKS yang diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga partai. Ia memperkenalkan konsep “Lima Rumah Perjuangan” sebagai panduan kerja seluruh kader. Pertama, Rumah Tangga– Membangun keluarga yang harmonis dan religius. Kedua yakni Rumah Ibadah – Memperkuat spiritualitas dan ketakwaan. Ketiga berupa Rumah PKS– Menjadi basis penguatan struktur dan kaderisasi partai.

Keempat Rumah Kebangsaan– Berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa. Dan terakhir Rumah Kemanusiaan – Hadir dalam aksi sosial dan kemanusiaan.

“Lima rumah ini bukan simbol belaka, tapi menjadi fondasi kerja profesional PKS untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan negara,” tegas Sabirin.

Target Ambisius: Naikkan Kursi dari 30 ke 50

Melihat hasil Pemilu 2024, PKS Kalbar mencatat perkembangan positif secara keseluruhan meski mengalami sedikit penurunan di tingkat provinsi. Dari 3 kursi di DPRD Kalbar pada periode 2019–2024, kini menjadi 2 kursi. Namun, secara agregat, jumlah kursi PKS dari tingkat pusat hingga daerah bertambah dari 26 menjadi 30 kursi.

Dengan data tersebut, DPW PKS Kalbar menetapkan target ambisius untuk pemilu mendatang: menambah jumlah kursi DPRD Provinsi menjadi 5, dan menaikkan total kursi di seluruh kabupaten/kota dari 30 menjadi 50.

“Kami tidak puas dengan pencapaian saat ini. Kami ingin PKS menjadi kekuatan utama di Kalimantan Barat, bukan hanya sebagai penyeimbang, tapi sebagai pelopor perubahan,” ujar Sabirin.

Regenerasi Terbuka, Senior Siap Mundur untuk Kader Muda

Pernyataan menarik datang dari Alifudin, Anggota Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) sekaligus anggota DPR RI dari PKS Kalbar. Ia secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk tidak mencalonkan diri kembali di Pemilu 2029 demi membuka jalan bagi kader muda.

“Saya pribadi siap mundur jika memang itu yang diinginkan oleh kader dan masyarakat PKS di Kalbar. Regenerasi itu penting. PKS adalah partai kader, bukan partai dinasti,” ujarnya penuh semangat.

Namun, Alifudin menekankan bahwa 9⁸keputusan pencalonan tetap berdasarkan proses demokratis dan aspirasi bawah. “Semua calon DPR RI nanti akan melalui mekanisme internal yang transparan. Kami mengedepankan aspirasi seluruh kader, dari perkotaan hingga pelosok Kalimantan Barat," katanya.

Ke depan, PKS Kalbar akan menggelar konsultasi daerah untuk mempersiapkan Musyawarah Wilayah (Muswil) di tingkat kabupaten/kota, yang akan menjadi cikal bakal persiapan menuju Musyawarah Nasional (Munas) pada September 2025. Munas nantinya akan menentukan arah strategis partai secara nasional, termasuk target politik dan kebijakan jangka panjang.

“Belum ada turunan target nasional secara resmi, tapi kami sudah mulai membangun pondasi dari bawah. Kalbar siap menjadi bagian dari lompatan besar PKS di 2029,” pungkas Sabirin.(den)

Editor : Hanif
#muswil #regenerasi kepemimpinan #Perjuangan #pengurus baru #Komitmen #PKS Kalbar