Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

BPBD Dirikan Posko Antisipasi Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Kalbar

Idil Aqsa Akbary • Selasa, 2 September 2025 | 10:25 WIB
Ketua Satgas Informasi BPBD Kalbar, Daniel
Ketua Satgas Informasi BPBD Kalbar, Daniel

PONTIANAK POST – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalbar mendirikan Posko Antisipasi Unjuk Rasa di kompleks Kantor Gubernur Kalbar. Kehadiran posko ini ditujukan untuk memberikan rasa aman bagi aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja, sekaligus membantu pengamanan aset pemerintah daerah.

Posko tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, di antaranya alat pemadam kebakaran, satu unit mobil tangki, satu unit mobil komando, serta satu unit mobil pick up. Sarana itu disiapkan untuk mendukung operasional posko, mengantisipasi potensi kebakaran, hingga memudahkan koordinasi petugas di lapangan.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Informasi Bencana BPBD Kalbar, Daniel, menyampaikan posko sudah berdiri sejak tiga hari lalu. Kehadiran BPBD, kata dia, bersifat membackup aparat TNI, Polri, serta Satpol PP Provinsi Kalbar dalam mengantisipasi potensi kerawanan selama aksi unjuk rasa.

“Fungsi kami adalah membackup, terutama dalam pengamanan aset-aset yang ada di kompleks Kantor Gubernur. Kami berharap tidak ada kejadian yang tidak diinginkan. Kami yakin masyarakat atau mahasiswa yang menyampaikan aspirasi akan melakukannya dengan cara-cara yang baik dan santun,” ujarnya, Senin (1/9).

Daniel menambahkan, posko dilengkapi satu unit mobil tangki, dan beberapa alat pemadam kebakaran. Kesiapan itu, kata dia, sesuai tugas BPBD dalam meminimalisasi risiko kebakaran yang dapat merusak fasilitas pemerintah.

“Soal sampai kapan posko ini ada, kami belum tahu. Tapi harapan kami, situasi di Kalbar tetap aman dalam waktu dekat. Itu cita-cita seluruh masyarakat, bersama-sama menjaga agar Kalbar tetap kondusif,” pungkasnya.(bar)

Editor : Hanif
#Pengamanan #armada #apar #KANTOR GUBERNUR KALBAR #risiko kebakaran #asn #BPBD KALBAR #Posko