PONTIANAK POST - Anggota Komisi III DPRD Kota Pontianak, Emiliana, menilai geliat industri perkebunan dan pertambangan di Kalimantan Barat bisa menjadi peluang besar bagi Pemkot Pontianak untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD). “Perusahaan perkebunan dan pertambangan di Kalbar jumlahnya banyak, perputaran ekonominya per bulan pasti besar. Dari situ, para karyawan pasti membelanjakan hasil jerih payahnya, dan sebagian besar mengarah ke Pontianak,” ujar Emiliana, Sabtu (6/9).
Menurutnya, meski aktivitas perkebunan dan pertambangan tidak berlangsung di dalam wilayah Pontianak, kota ini tetap menjadi tujuan utama para pekerja dan pelaku usaha untuk berbelanja, berlibur, hingga bertemu klien. “Ketika kota ini menyediakan semua kebutuhan, sudah pasti mereka datang. Ini peluang yang harus ditangkap pemerintah,” jelasnya.
Ia mencontohkan tumbuh pesatnya kafe-kafe di Pontianak yang bukan sekadar menjual makanan dan minuman, tetapi juga menawarkan konsep ruang yang unik dan instagramable. “Banyak pengunjung datang untuk berswafoto, lalu memposting di media sosial. Efek promosinya luar biasa,” tambahnya.
Selain sektor hiburan, Emiliana juga mendorong Pemkot Pontianak memperkuat sektor pariwisata agar daya tarik kota semakin besar. Dengan begitu, arus kunjungan akan meningkat dan secara otomatis mendongkrak PAD. “Kalau semua sektor ini dibenahi, Pontianak bisa sejajar dengan kota-kota maju lainnya. Iklim positif ini akan membuat orang berbondong datang, dan pendapatan daerah ikut naik,” pungkasnya. (iza)
Editor : Hanif