PONTIANAK POST – Era baru tercipta di Bandara Supadio Pontianak. AirAsia resmi menjadi maskapai pertama yang melayani penerbangan internasional setelah status internasional bandara dipulihkan pada Juni lalu. Penerbangan perdana Jumat (12/9) kemarin ini meresmikan dua rute baru, Pontianak–Kuching dan Pontianak–Kuala Lumpur, yang memperkuat konektivitas antara Kalimantan Barat dan Malaysia.
Gubernur Kalbar, Ria Norsan, menyebut momen ini sebagai langkah strategis yang membuka peluang besar bagi pertumbuhan pariwisata, perdagangan, dan investasi. “Kita membuka simpul strategis yang menghubungkan dua wilayah serumpun. Saya mengajak seluruh pihak mendukung operasional penerbangan internasional ini dengan pelayanan cepat dan profesional,” tegas Norsan saat meresmikan penerbangan perdana di Bandara Supadio.
Norsan menambahkan, akses penerbangan langsung ini memberi manfaat luas bagi masyarakat, termasuk mereka yang rutin berobat ke Sarawak. “Penerbangan pagi dan sore memberi fleksibilitas yang sangat dibutuhkan. Ini bukan hanya soal wisata, tapi juga kesehatan, ekonomi, dan pendidikan,” jelasnya.
Menteri Pengangkutan Sarawak, Dato’ Sri Lee Kim Shin, menyambut gembira rute baru ini yang diharapkan mendorong peluang usaha, investasi, dan memperkuat hubungan antarwilayah.
“Ini menjadi kebanggaan bagi warga Pontianak dan Sarawak, sekaligus bukti hubungan erat yang terus terjalin,” ujarnya.
CEO AirAsia Malaysia, Dato’ Kapten Fareh Mazputra, menegaskan komitmen AirAsia menjadikan Indonesia salah satu pasar utama. “Rute ini memberi kemudahan perjalanan sekaligus mendorong pertumbuhan kawasan. Kami ingin terus memperkuat hubungan antarnegara dengan tarif terjangkau,” katanya.
Masyarakat pun antusias. Jumalia, salah satu penumpang penerbangan perdana, mengaku bangga bisa terbang langsung dari Pontianak ke Kuching. “Ini memudahkan warga yang ingin berwisata maupun beraktivitas lintas negara,” ungkapnya.
Pembukaan kembali rute ini menjadi tonggak penting bagi Kalbar, sekaligus memperkuat kerja sama lintas batas. Kolaborasi pemerintah, maskapai, dan instansi terkait diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah. Acara peresmian juga dihadiri Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Sekda Provinsi Harisson, Konsul Malaysia Azizul Zekri, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, dan sejumlah pejabat terkait. (mse)
Editor : Hanif