Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Perkuat Ikatan Kalbar–Sarawak, Ria Norsan Hadiri Hari Malaysia ke-68 di Pontianak

Novantar Ramses Negara • Rabu, 24 September 2025 | 10:20 WIB
POTONG KUE: Gubernur Kalbar Ria Norsan bersama Konsul Malaysia memotong kue saat peringatan Hari Malaysia di Pontianak.
POTONG KUE: Gubernur Kalbar Ria Norsan bersama Konsul Malaysia memotong kue saat peringatan Hari Malaysia di Pontianak.

PONTIANAK POST – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan peringatan Hari Kebangsaan ke-68 dan Hari Malaysia 2025 menjadi momentum memperkuat ikatan Kalbar–Sarawak. Ia berharap hubungan bilateral semakin erat dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat di kedua sisi perbatasan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, saya menyampaikan selamat tahniah kepada seluruh masyarakat Malaysia. Semoga momentum ini semakin mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia, khususnya antara Sarawak dan Kalimantan Barat,” ujar Ria Norsan saat malam peringatan Hari Malaysia bersama Konsul Malaysia di Pontianak, Encik Azizul Zekri bin Abd Rahim, Senin (22/9).

Ria Norsan menekankan, kedekatan geografis Kalbar–Sarawak sudah lama membentuk interaksi sosial, budaya, dan ekonomi. Ia optimistis kerja sama lintas batas di bidang perdagangan, transportasi, kesehatan, pendidikan, dan pariwisata akan terus berkembang dengan semangat saling percaya.

Salah satu bukti konkret, katanya, adalah dibukanya penerbangan langsung Pontianak–Kuching dan Pontianak–Kuala Lumpur. “Kini masyarakat bisa berangkat pagi ke Kuching atau Kuala Lumpur, lalu kembali ke Kalbar sore hari. Ini memudahkan mereka yang ingin berobat, berdagang, atau berwisata,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi menghadapi tantangan lintas batas seperti perdagangan narkotika, perdagangan manusia, dan perlindungan pekerja migran. Pemprov Kalbar, tegasnya, siap bersinergi dengan seluruh pihak untuk mengatasi persoalan tersebut.

Dalam acara yang meriah itu, Ria Norsan mengaku terkesan. “Ini kali pertama saya menyaksikan acara sebesar ini sejak menjabat sebagai Gubernur. Lihatlah, di belakang saya ada empat bendera: Malaysia, Kuala Lumpur, Indonesia, dan ASEAN. Ini simbol persatuan kita dalam keberagaman,” katanya.

Ia menyebut, setiap tahun sekitar 400 ribu warga Kalbar bepergian ke Malaysia, sementara kunjungan warga Malaysia ke Kalbar mencapai 300 ribu orang. Sebagian besar warga Kalbar pergi untuk berobat, sedangkan warga Malaysia datang untuk berwisata dan berbelanja.

Untuk menyeimbangkan arus kunjungan, Pemprov Kalbar tengah mengembangkan berbagai destinasi wisata unggulan, termasuk kawasan wisata bahari. Ria Norsan menegaskan komitmen Kalbar menjadi mitra strategis Sarawak dalam membangun kawasan perbatasan yang aman, sejahtera, dan harmonis. (mse)

 

Editor : Hanif
#ria norsan #perkuat hubungan #momentum #pariwisata #kalbar #Sarawak #Bidang Ekonomi #budaya #malaysia