PONTIANAK POST – Bupati Kubu Raya, Sujiwo Minggu pagi (28/9) meninjau proses pembangunan ruas jalan Sungai Nipah-Selat Remis di Kecamatan Teluk Pakedai. Kehadiran orang nomor satu di Kubu Raya ini bukan tanpa alasan. Beberapa hari sebelumnya, media sosial diramaikan video yang menyoroti kondisi jalan tersebut, lengkap dengan narasi pengerjaan asal-asalan yang membuat masyarakat cemas.
Dalam video itu, tampak badan jalan penuh lubang dengan permukaan yang belum rata. Komentar warga pun bermunculan, sebagian khawatir jalan yang sudah lama dinantikan justru dikerjakan tanpa standar. Isu ini pun cepat menyebar dan menyita perhatian publik.
Sujiwo datang untuk memastikan kebenarannya. Dengan berjalan menyusuri badan jalan yang masih berdebu, Dia menegaskan kondisi yang terlihat di video hanyalah bagian dari proses pembangunan yang belum selesai.
“Mutu pekerjaannya sangat baik. Yang di video itu kelihatan belum ada batu kali, padahal memang batu kali dipasang setelah pengaspalan selesai. Jadi bukan berarti dikerjakan asal-asalan,” jelas Sujiwo.
Baca Juga: Kubu Raya Kehilangan Rp334 M, Bupati Minta OPD Lakukan Efisiensi
Dia menekankan bahwa pembangunan jalan tersebut masih menyisakan sejumlah tahapan. Mulai dari pemasangan batu kali, perataan, hingga pengaspalan kembali.
“Kalau dilihat kasat mata memang terlihat belum rapi, apalagi ada lubang yang besar. Wajar kalau masyarakat khawatir. Tapi sebenarnya ini baru dasar, masih ada lapisan kedua, batu kali, lalu diratakan dan diaspal lagi,” paparnya.
Meski demikian, Sujiwo tidak menutup mata terhadap keresahan masyarakat. Menurutnya, masukan publik, termasuk melalui media sosial, merupakan bentuk kontrol sosial yang penting. Karenanya, Sujiwo meminta pihak pelaksana proyek dan Dinas PUPR Kubu Raya lebih gencar melakukan sosialisasi agar warga memahami tahapan pekerjaan.
“Informasi dari masyarakat itu harus kita hargai. Tapi di sisi lain, pelaksana dan dinas harus aktif menjelaskan supaya tidak terjadi salah paham,” tegasnya.
Sikap tegas pun disampaikan Sujiwo terkait kualitas pembangunan. Dia menegaskan tidak akan memberikan toleransi sedikit pun terhadap pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Dinas PUPR Kubu Raya juga diminta melakukan pengawasan ketat agar hasil pembangunan benar-benar sesuai dengan perencanaan.
Baca Juga: Dinkes Kubu Raya Libatkan Puskesmas Awasi Dapur MBG dan Latih 278 Penjamah Makanan
“Tidak akan pernah ada toleransi dan kompromi terkait mutu dan kualitas pekerjaan, siapapun pelaksananya,” ucapnya.
Kunjungan itu sekaligus menjadi bentuk keterbukaan pemerintah daerah dalam merespons kritik masyarakat. Sujiwo bahkan menyampaikan apresiasinya kepada warga yang aktif menyuarakan masukan di ruang publik.
“Partisipasi masyarakat membantu pemerintah memastikan kualitas pembangunan tetap terjaga,” tutup Sujiwo. (ash)
Editor : Miftahul Khair